Iran Tangkap 500 Mata-Mata AS dan Israel

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, TEHERAN—Kepala Kepolisian Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Reza Radan, mengatakan bahwa pasukan kepolisian negara itu telah menangkap 500 orang karena berbagi informasi dengan musuh di tengah perang AS-Israel yang sedang berlangsung.

Berbicara dalam wawancara televisi pada hari Minggu, Radan mengatakan 250 dari tahanan telah diidentifikasi sebagai “kasus penting” yang memberikan informasi kepada musuh dan telah bekerja sama dengan kelompok-kelompok kecil dengan “mengambil rekaman lokasi serangan dan mengirimkannya kepada mereka.”

Dia tidak memberikan rincian tentang kapan dan di mana penangkapan itu terjadi.

Kepala polisi menjelaskan bahwa para tahanan juga termasuk “20 ​​kasus yang sangat penting” yang merupakan anggota kelompok mata-mata yang aktif di tiga provinsi Iran, dan menambahkan bahwa kelompok tersebut telah dibongkar.

Radan menambahkan bahwa pelaku utama operasi sabotase juga telah ditahan, dan mencatat bahwa mereka mengirimkan informasi tentang sebuah perusahaan swasta yang menjadi sasaran musuh.

Menurut media Iran, puluhan orang ditangkap di beberapa wilayah pada hari Minggu.

Dua puluh orang ditangkap di Iran barat laut atas tuduhan berbagi detail lokasi aset militer dan keamanan Iran dengan Israel, lapor Tasnim dikutip PressTV.

Kantor berita tersebut juga mengatakan bahwa 10 orang ditahan di Iran timur laut, yang relatif tidak tersentuh oleh serangan udara, dan mengatakan beberapa di antaranya dituduh mengumpulkan informasi tentang lokasi sensitif dan infrastruktur ekonomi. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Liga Eropa: MU & Barcelona Menang, AC Milan Tumbang
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Bangun Kota Masa Depan Berbasis AI dan Gaya Hidup
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Kemenhub Sesuaikan Operasional Transportasi Jelang Nyepi di Bali
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gubernur Jawa Tengah: Kami Sangat Siap Terima Para Pemudik
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
PDI-P Sebut Pemotongan Gaji Harus Dimulai dari Presiden hingga Menteri
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.