China Ogah Bantu AS di Selat Hormuz, Trump Ancam Tunda Kunjungan

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan rencana kunjungannya ke China bulan depan berpotensi ditunda.

China Ogah Bantu AS di Selat Hormuz, Trump Ancam Tunda Kunjungan. (Foto: Anadolu)

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan rencana kunjungannya ke China bulan depan berpotensi ditunda.

Dilansir dari Yonhap pada Senin (16/3/2026), dia meminta Beijing untuk membantu pembukaan kembali Selat Hormuz yang strategis di tengah perang antara AS-Israel dengan Iran.

Baca Juga:
Trump Akan Bentuk Koalisi Internasional untuk Kawal Kapal di Selat Hormuz

Trump menyampaikan pernyataan tersebut selama wawancara telepon delapan menit dengan The Financial Times.

“Saya pikir China juga harus membantu karena China mendapatkan 90 persen minyaknya dari Selat tersebut,” kata Trump, menurut laporan tersebut.

Baca Juga:
Harga Minyak Berpotensi Lanjut Naik, Analis Soroti Risiko Penutupan Selat Hormuz

Trump telah merencanakan untuk mengunjungi Beijing dari akhir Maret hingga awal April untuk pertemuan puncak dengan Presiden China Xi Jinping.

“Kami ingin tahu sebelum itu. Waktunya masih panjang.nKami mungkin akan menunda," katanya.

Baca Juga:
Iran Berencana Izinkan Minyak yang Dibayar dengan Yuan untuk Lewati Selat Hormuz

Pemimpin AS itu juga mendesak beberapa negara — termasuk Korea Selatan, China, Prancis, Jepang, dan Inggris — untuk mengirim kapal guna membantu mengamankan selat tersebut, yang penting bagi sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Tekanan ini muncul karena Iran secara efektif telah menutup jalur pelayaran vital tersebut, meningkatkan kekhawatiran akan gangguan terhadap pasar energi global dan mendorong harga minyak lebih tinggi. 

Trump juga memperingatkan bahwa Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dapat menghadapi masa depan yang sangat buruk jika sekutu AS tidak membantu membuka kembali jalur air tersebut.

Berbicara kepada wartawan di atas Air Force One baru-baru ini, Trump mengatakan dia telah meminta sekitar tujuh negara untuk bergabung dalam koalisi untuk membantu mengamankan Selat Hormuz, meskipun dia tidak menyebutkan negara mana saja yang akan terlibat. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Igor Rodrigues Tidak Terlalu Memikirkan Finis Posisi Berapa Persita Akhir Musim Ini
• 23 jam lalubola.com
thumb
Serpihan Rudal Iran Picu Kebakaran di Kota-kota Israel
• 7 jam laludetik.com
thumb
BRIN Gandeng Agrinas Palma Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi Sawit untuk Pengembangan Industri
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Output Industri China Tumbuh 6,3 Persen pada Awal 2026, Penjualan Ritel Naik Tipis
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Hadapi Masalah Tanpa Drama, 4 Zodiak Ini Terkenal Paling Tangguh
• 18 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.