Ini Daftar SPKLU di Rest Area Tol Cipali pada Arus Mudik Lebaran 2026, Cek Lokasinya

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON — Ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di sepanjang ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) terus diperkuat menjelang arus puncak mudik Lebaran 2026.

Pengelola jalan tol, ASTRA Infra, memastikan sejumlah titik pengisian daya telah disiapkan di rest area untuk mendukung perjalanan jarak jauh pengguna mobil listrik.

Chief Technical Officer Astra Infra, Rinaldi, mengatakan peningkatan fasilitas pengisian daya tersebut dilakukan seiring bertambahnya jumlah kendaraan listrik yang melintasi jalan tol, terutama pada periode mudik Lebaran.

Menurutnya, tren penggunaan mobil listrik untuk perjalanan antarkota mulai meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi itu membuat kebutuhan fasilitas pengisian daya menjadi semakin penting, terutama di jalur utama mudik seperti Tol Cipali.

“Kami telah menyediakan SPKLU di seluruh rest area di sepanjang ruas ASTRA Tol Cipali dan ASTRA Tol Tamer. Fasilitas ini dilengkapi pilihan pengisian medium, fast hingga ultra fast charging sehingga pengguna kendaraan listrik dapat menghemat waktu selama perjalanan,” ujar Rinaldi, Senin (16/3/2026).

Di ruas Tol Cipali arah Cirebon, sejumlah rest area telah dilengkapi SPKLU dengan berbagai kapasitas daya. Rest Area KM 86A misalnya, menyediakan dua unit pengisian DC 50 kilowatt (kW) dengan dua nozel serta satu unit DC 25 kW.

Baca Juga

  • Jasa Marga (JSMR) Kebut Pekerjaan Preservasi Jalan Tol Jelang Mudik Lebaran 2026
  • Jalan Tol Bali Mandara Ditutup Selama 32 Jam saat Nyepi
  • 10 Jalan Tol Baru Siap Beroperasi saat Mudik Lebaran, Ini Daftarnya

Sementara itu, Rest Area KM 102A menjadi salah satu titik dengan variasi pengisian lebih lengkap. Lokasi ini memiliki fasilitas DC 200 kW dengan dua nozel, tiga unit DC 50 kW, satu unit DC 25 kW, serta satu unit AC 22 kW.

Fasilitas serupa juga tersedia di Rest Area KM 130A yang menyediakan pengisian DC 200 kW dua nozel, DC 50 kW dua nozel, DC 25 kW satu nozel, serta AC 22 kW satu nozel.

Jumlah pengisian paling besar di jalur arah Cirebon terdapat di Rest Area KM 166A. Di lokasi ini tersedia pengisian ultra cepat DC 200 kW dengan total 14 nozel. Selain itu, terdapat pula dua unit DC 60 kW, satu unit DC 25 kW, serta satu unit AC 22 kW.

Untuk kendaraan yang melintas menuju Jakarta, ASTRA Infra juga menyiapkan fasilitas serupa di beberapa rest area. Rest Area KM 101B dilengkapi pengisian DC 200 kW dengan dua nozel serta tiga unit DC 60 kW.

Kemudian di Rest Area KM 130B tersedia pengisian DC 60 kW dengan tiga nozel, satu unit DC 25 kW, serta satu unit AC 22 kW.

Sementara itu, Rest Area KM 164B menjadi titik pengisian dengan kapasitas besar di jalur arah Jakarta. Lokasi ini memiliki fasilitas DC 200 kW dengan 10 nozel, dua unit DC 60 kW, satu unit DC 25 kW, dan satu unit AC 22 kW.

Keberadaan berbagai tipe pengisian tersebut memungkinkan pengemudi mobil listrik memilih jenis pengisian sesuai kebutuhan, baik pengisian cepat untuk perjalanan jauh maupun pengisian standar ketika beristirahat lebih lama di rest area.

Selain fasilitas di rest area, ASTRA Infra juga mengingatkan pengguna kendaraan listrik agar mempertimbangkan SPKLU di luar ruas tol apabila terjadi antrean di rest area.

Rinaldi menjelaskan, pengguna mobil listrik tidak perlu khawatir mengenai tambahan tarif tol apabila keluar dari ruas tol untuk mengisi daya kendaraan.

Pasalnya, sistem pembayaran di jalan tol yang dikelola ASTRA Infra menggunakan sistem tertutup. Dengan sistem tersebut, pengendara dapat keluar dari tol untuk mengisi daya kendaraan listrik di SPKLU sekitar gerbang tol, lalu kembali masuk dan melanjutkan perjalanan tanpa dikenakan biaya tambahan selama masih berada pada rute perjalanan yang sama.

Dia juga mengimbau pemudik yang menggunakan kendaraan listrik agar mempersiapkan perjalanan secara matang, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan kecukupan daya baterai sebelum memasuki ruas tol.

“Pengguna kendaraan listrik sebaiknya merencanakan titik pengisian daya sejak awal perjalanan agar mobilitas selama mudik tetap lancar,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tidur Tengkurap Bisa Bikin Wajah Keriput, Ini Alasannya
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Momen Jokowi Bagi-bagi THR di Solo Jelang Lebaran
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Foto: Pemudik Padati Stasiun Pasar Senen pada H-6 Lebaran
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
DPR Minta Pemerintah Desa Segera Perbarui Data Penerima Bantuan Sosial
• 17 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.