Pantau - Petenis Italia Jannik Sinner berhasil menjuarai BNP Paribas Open 2026 setelah mengalahkan Daniil Medvedev pada partai final yang berlangsung di Indian Wells dengan skor 7-6(6), 7-6(4).
Kemenangan tersebut diraih Sinner setelah melalui pertandingan ketat selama satu jam 55 menit.
Pada tie-break set kedua, Sinner sempat tertinggal 0/4 sebelum bangkit dan memenangkan tujuh poin secara beruntun untuk memastikan kemenangan.
Ia mengatakan, "Saya terus percaya dan terus berjuang".
Ia menambahkan, "Saya lebih berani mengambil risiko. Jika sampai set ketiga, kami akan memulai dengan skor imbang, jadi saya berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikannya dan saya sangat senang. Itu adalah akhir yang luar biasa."
Catatan Bersejarah SinnerDengan kemenangan tersebut, Sinner menjadi petenis putra ketiga yang berhasil melengkapi enam gelar ATP Masters 1000 di lapangan keras.
Ia bergabung dengan dua legenda tenis dunia yakni Novak Djokovic dan Roger Federer yang lebih dahulu mencapai pencapaian tersebut.
Sinner juga menjadi petenis putra pertama yang memenangi dua gelar Masters 1000 secara berturut-turut tanpa kehilangan satu set pun.
Catatan tersebut melanjutkan performa sempurnanya setelah kemenangan pada turnamen di Paris pada November tahun sebelumnya.
Dengan kemenangan di Indian Wells, Sinner kini telah meraih gelar Masters 1000 di enam turnamen lapangan keras yaitu Indian Wells, Miami, Kanada, Cincinnati, Shanghai, dan Paris.
Kemenangan atas Medvedev juga menjadikan Sinner sebagai petenis putra Italia pertama yang mencapai 100 kemenangan pada turnamen Masters 1000.
Jika digabungkan dengan gelar di Australian Open, US Open, dan ATP Finals, Sinner kini telah melengkapi koleksi gelar turnamen utama di lapangan keras.
Jalannya Pertandingan FinalPada set pertama pertandingan final, Medvedev tampil agresif dan langsung memberikan tekanan sejak awal pertandingan.
Medvedev bahkan memenangi enam poin pertama dalam pertandingan tersebut.
Namun ia tidak mampu mengubah momentum tersebut menjadi break servis pada awal pertandingan.
Sinner sempat mengambil waktu istirahat medis pada kedudukan 3-4 di set pertama untuk membalut kembali pergelangan kaki kanannya.
Kedua pemain kemudian bermain ketat hingga set pertama harus ditentukan melalui tie-break.
Sinner akhirnya memenangkan set pertama setelah memanfaatkan kesalahan pukulan forehand Medvedev.
Set kedua berlangsung dengan pola permainan yang hampir sama hingga kembali ditentukan melalui tie-break.
Sepanjang pertandingan, tidak ada satu pun pemain yang kehilangan servisnya.
Sinner mencatatkan kemenangan 91 persen atau 43 dari 47 poin dari servis pertamanya.
Persaingan Peringkat DuniaGelar di Indian Wells menjadi gelar pertama Sinner pada musim 2026.
Kemenangan tersebut juga mempersempit jarak poin Sinner dengan petenis peringkat satu dunia Carlos Alcaraz.
Saat ini Sinner berada di peringkat dua dunia dengan selisih sekitar 2.200 poin dari Alcaraz.
Sinner memiliki peluang besar untuk mengejar selisih poin tersebut karena ia tidak mengikuti turnamen Masters 1000 di Miami, Monte-Carlo, dan Madrid pada musim sebelumnya.
Ketiga turnamen tersebut akan berlangsung dalam tujuh pekan ke depan.
Sinner mengatakan, "Itu adalah pertandingan yang sangat, sangat sulit".
Ia menambahkan, "Senang sekali melihat Daniil kembali bermain di level ini. Saya sangat senang. Saya datang ke sini sejak hari pertama, berlatih sangat keras dan hasil ini membuat saya sangat bahagia. Berbagi momen ini dengan tim dan teman-teman di sini sungguh istimewa."
Meskipun kalah di final, Medvedev dipastikan akan kembali masuk dalam peringkat 10 besar dunia ATP.
Medvedev juga menjadi pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak pada tur ATP musim 2026 dengan 18 kemenangan.
Ia sebelumnya berhasil meraih gelar di turnamen Brisbane dan Dubai pada musim yang sama.
Medvedev mengatakan, "Saya ingin mengucapkan selamat kepada Jannik, permainan tenis yang luar biasa, sulit untuk bermain melawan Anda".
Ia menambahkan, "Saya sudah berusaha sebaik mungkin, tetapi selamat atas semua yang Anda lakukan. Setiap kali Anda bermain melawan Carlos, saya senang melihatnya, tetapi saya senang tidak membiarkan Carlos bermain melawan Anda lagi di sini."




