Menanti Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Ditangkap

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan atensi terhadap peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Prabowo disebut telah memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus itu.

"Saat ini saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan," kata Sigit di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/3).

Sigit memastikan, pengusutan perkara ini akan dilakukan secara scientific crime investigation. Hingga kini, proses pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi masih dilakukan.

"Yang kita lakukan tentunya tetap mengedepankan scientific crime investigation. Saat ini, kita sedang melakukan pengumpulan informasi-informasi dan informasi-informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu per satu," ujarnya.

Andrie Yunus, disiram air keras oleh dua orang tak dikenal di Jalan Salemba I–Talang, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) malam.

Andrie mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan 24%, akibat reaksi peradangan dari cairan air keras yang mengenai kulit. Luka tersebut terdapat pada area wajah, khususnya di sisi kanan, termasuk pada mata kanan, kedua tangan, serta bagian dada.

Kapolri Buka Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Polri membuka posko pengaduan terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Masyarakat yang punya informasi soal peristiwa tersebut bisa melapor.

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di sela peninjauan Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/3).

"Kami juga akan membuat posko pengaduan sehingga masyarakat yang mungkin mengetahui dan kemudian ingin menginformasikan maka bisa memberikan laporan langsung ke posko pengaduan, nanti kita bimbing," kata Sigit.

Masyarakat juga tak perlu khawatir akan keselamatannya jika melaporkan tentang kejadian ini. Sigit memastikan, pihaknya akan memberikan jaminan perlindungan.

Sigit mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk mengusut kasus ini secara tuntas. Setiap perkembangan penanganan perkaranya juga diminta agar disampaikan ke masyarakat.

"Nanti secara rutin setelah ada perkembangan dari hasil pengumpulan informasi yang kita dapat, akan kita informasikan," ucap Sigit.

Gibran Soroti Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Janji Kawal Penegakan Hukum

Wapres Gibran Rakabuming Raka, mengaku prihatin atas aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Dia pun menaruh perhatian agar kasus ini bisa segera dituntaskan.

"Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming juga menyampaikan perhatian dan keprihatinan mendalam atas kejadian ini," kata Staf Khusus Gibran, Tina Talisa, dalam keterangannya, Minggu (15/3).

Tina mengatakan, Gibran juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga ruang demokrasi.

"Menegaskan pentingnya memastikan keselamatan setiap warga negara serta menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat dan terbuka," ucapnya.

Analisa Foto Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS yang Tersebar di Medsos

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, disiram air keras oleh dua orang tak dikenal di Jalan Salemba I–Talang, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) malam.

Pelaku penyiraman air keras kepada Andrie itu terekam CCTV di area lokasi terjadinya tindak kekerasan tersebut. Tangkapan layar dari CCTV yang menunjukkan pelaku pun tersebar dengan cepat di media sosial.

Namun, hasil tangkapan layar itu jelas memperlihatkan gambar yang buram, karena mengikuti kualitas resolusi CCTV yang memang terbilang rendah, jika dibandingkan dengan kamera profesional lain.

Terdapat pihak-pihak tak bertanggung jawab yang meminta bantuan Artificial Intelligence (AI) untuk mengubah foto yang buram itu menjadi foto yang lebih jelas. Hal ini pun bisa menimbulkan kembali masalah, seperti wajah pelaku yang kini tak bisa dipastikan kebenarannya, karena telah mengalami rekonstruksi digital menggunakan AI.

Pakar IT, Abimanyu Wachjoewidajat, mengatakan foto di atas sudah mengalami rekonstruksi digital.

"Iya foto itu hasil rekonstruksi digital tahapannya biasanya, Image Clarification, Image Enhancement, Image Restoration," jelas Abimanyu kepada kumparan, Minggu (15/3).

Tim kumparan pun juga melakukan analisa dengan bantuan Gemini dan ChatGPT. Ternyata keduanya menilai foto di atas sudah mengalami upscaling (peningkatan skala) dengan bantuan AI.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendikdasmen: PP Tunas Bukan Melarang Anak Pakai Gadget, tapi Membatasi
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Berpotensi Bergerak Sideways di Tengah Ketidakpastian Global dan Domestik
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Sayu Bella bawa pulang perunggu pada kejuaraan MTB di Jepang
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Di Jepang, Bahlil Pamer Batu Bara RI Laku Keras Diincar Dunia
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kondisi Finansial Zodiak 17 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.