Pantau - Sastrawan sekaligus Wakil Ketua Lembaga Sensor Film Noorca M. Massardi meluncurkan dua karya terbaru pada tahun 2026 berupa kumpulan puisi dan novel sebagai bagian dari upayanya merawat tradisi literasi Indonesia.
"Memang saya sudah bertekad selama 10 tahun terakhir ini, ingin membuat kumpulan puisi. Sesuai dengan setiap kali ulang tahun untuk hadiah saya pribadi," kata Noorca.
Dua karya terbaru tersebut terdiri atas kumpulan puisi berjudul "72 Rumah dan Hal Ihwal di Sekitarnya" serta novel berjudul "Pemakan Buah".
Peluncuran kedua karya tersebut juga menjadi bukti bahwa kreativitas dapat terus hidup tanpa dibatasi usia.
Puisi tentang Hal Sederhana KehidupanKumpulan puisi "72 Rumah dan Hal Ihwal di Sekitarnya" merupakan buku puisi ke-9 karya Noorca M. Massardi.
Buku tersebut merefleksikan kehidupan sehari-hari melalui metafora rumah dan ruang domestik.
Karya tersebut juga diperkaya dengan ilustrasi dari istrinya, Rayni N. Massardi.
Menurut Noorca, hal-hal yang terlihat sederhana justru dapat menjadi bahan refleksi yang menarik dalam karya sastra.
"Misalnya piring, orang enggak peduli sama piring kan, paling makan terus jadi selesai, tapi dari piring itulah kita hidup menikmati hasil dari payah begitu kan," ujarnya.
Novel Futuristik Angkat Intrik PolitikSelain kumpulan puisi, Noorca juga merilis novel fiksi panjang ke-7 berjudul "Pemakan Buah".
Novel tersebut mengangkat kisah epik futuristik tentang intrik politik, dilema hukum, serta korupsi kekuasaan di Kerajaan Terrajannah.
Kerajaan Terrajannah digambarkan sebagai alegori atas dinamika sosial politik kontemporer.
"Novel ini tentang misteri buah terlarang, buah pengetahuan. Yang ketika orang memakannya, itu mendapatkan sesuatu yang di luar dugaan," kata Noorca.
Peluncuran dua karya tersebut dikemas dalam format "Panggung & Dialog Kebudayaan".
Acara tersebut menghadirkan monolog, pembacaan puisi, serta sesi bedah karya bersama sastrawan Ikhsan Risfandi atau IRZI dan HM. Nasruddin Anshoriy Ch atau Gus Nas.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan simbolis sebanyak 250 paket buku kepada mahasiswa, perpustakaan, dan komunitas literasi yang hadir di Galeri Indonesia Kaya Jakarta sebagai bagian dari komitmen edukasi publik.
Noorca M. Massardi merupakan lulusan École Supérieure de Journalisme Paris yang dikenal luas sebagai pewarta di berbagai media nasional serta tokoh seni dan perfilman.
Saat ini ia menjabat sebagai Wakil Ketua Lembaga Sensor Film periode 2024 hingga 2028.
Pada tahun 2024, Noorca menerima penghargaan 50 Tahun Berkarya di Bidang Sastra dan Bahasa dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek.



