Satu Keluarga Palestina Tewas Ditembaki Tentara Israel: Kami Membunuh Anjing!

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Satu keluarga Palestina tewas ditembaki tentara Israel saat sedang berkendara di wilayah Tepi Barat yang diduduki, menurut otoritas kesehatan Palestina, Minggu, 15 Maret 2026. Tentara Israel menyatakan insiden itu sedang ditinjau.

Ali Khaled Bani Odeh, 37 tahun, istrinya Waad, 35 tahun, serta dua anak mereka—Mohammad dan Othman yang masing-masing berusia lima dan tujuh tahun tewas ditembak di bagian kepala di desa Tammun pada Minggu. Dua anak lainnya mengalami luka akibat pecahan peluru, kata otoritas kesehatan Palestina.

Baca Juga :
Iran Ancam Kejar dan Habisi Benjamin Netanyahu Tanpa Ampun
223 Perempuan dan 202 Anak di Iran Tewas Akibat Serangan AS-Israel

Salah satu anak yang selamat, Khaled, 12 tahun, menceritakan kepada kantor berita Reuters dari rumah sakit bahwa ia mendengar ibunya menangis dan ayahnya berdoa sebelum tembakan menghantam kendaraan mereka.

"Kami diserang langsung; kami tidak tahu sumbernya. Semua orang di dalam mobil gugur, kecuali saudara laki-laki saya, Mustafa, dan saya," kata anak laki-laki itu.

Ia juga mengaku bahwa setelah ditarik keluar dari kendaraan dan dipukul oleh tentara, ia mendengar teriakan: "Kami membunuh anjing."

Militer Israel dalam pernyataannya mengatakan pasukan mereka sedang menjalankan operasi di Tammun untuk menangkap warga Palestina yang dicari karena diduga terlibat dalam aktivitas "teroris".

"Selama operasi, sebuah kendaraan melaju kencang ke arah pasukan, yang merasakan ancaman langsung terhadap keselamatan mereka dan membalas dengan tembakan. Akibatnya, empat warga Palestina yang berada di dalam kendaraan tewas," kata militer Israel, seraya menambahkan bahwa kejadian tersebut sedang dalam peninjauan.

Dalam unggahan di platform X, Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam keras pembunuhan tersebut. Mereka menyebutnya “bukan insiden terisolasi”, melainkan "bagian dari agresi komprehensif dan sistematis" yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina.

Anak yang Terluka Dipukuli

Koresponden Al Jazeera, Nida Ibrahim, yang melaporkan dari Tammun mengatakan keluarga tersebut sedang dalam perjalanan pulang ke desa mereka setelah menghabiskan waktu liburan ketika penembakan terjadi.

"Mereka terkejut melihat pasukan Israel yang menyamar menembak ke arah mobil mereka tanpa henti," katanya.

Menurut Ibrahim, setelah penembakan, tentara Israel menarik anak-anak yang selamat dari kendaraan dan memukuli mereka.

Baca Juga :
Dirumorkan Tewas, Netanyahu Malah Ngopi dan Ungkap Siap Mati untuk Rakyat Israel
Iran: Selat Hormuz Terbuka Bagi Siapapun Kecuali AS dan Sekutunya
Hamas Ucapkan Selamat kepada Pemimpin Baru Iran, Harap Dukungan untuk Palestina Tetap Berlanjut

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPJS Pastikan Layanan Kesehatan JKN Lancar Saat Mudik
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Safari Ramadan di Jateng, Kapolri Rajut Silaturahmi Bersama Ulama dan Masyarakat
• 7 jam laludetik.com
thumb
Resmi Menikah, Tiffany Young Ceritakan Awal Kisah Cintanya dengan Byun Yo Han
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM Aman
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Iran Akan Gelar Pemakaman 84 Personel Angkatan Lautnya yang Tewas Ditorperdo AS
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.