Kronologi Penemuan Jasad Wanita di dalam Boks Kontainer di Medan, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kronologi penemuan jasad wanita di dalam boks kontainer plastik gegerkan publik Medan. Polisi sendiri berhasil meringkus pelaku pembunuhan.

Usut punya usut jasad wanita dalam boks tersebut diketahui bernama Rahmadani Siagian (19). Yang jasadnya ditemukan pada Selasa (10/3/2026) lalu hanya ditutupi dengan selimut bertuliskan "OYO".

Kronologi Penemuan Jasad Wanita di dalam Boks Kontainer di Medan

Terkait kronologinya, polisi akhirnya mendapatkan detail peristiwa usai meringkus pelaku dan melakukan pra rekonstruksi. Dimana lokasi pembunuhan terjadi di penginapan OYO yang terletak di Jalan Menteng VII, Gang Kenanga.

Lokasi prarekonstruksi ini tak jauh dari tempat penemuan jasad Rahmadani yang dibuang di Gang Seroja 3.

Dalam prarekontruksi ini, polisi menghadirkan satu dari dua orang tersangka yang diamankan. Dan tersangka utama diketahui berinsial SAN.

Berdasarkan penuturan Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, pelaku SAN sudah mengakui perbuatannya. Yakni telah menghabisi nyawa Rahmadani pada Senin (9/3/2026). 

"Untuk kasus ini, merupakan pembunuhan dengan pencurian yang disertai dengan kekerasan," ucap Calvijn dikutip Grid.ID dari TribunMedan.com, Minggu (15/3/2026).

"Pelaku menghabisi nyawa korban di dalam kamar hotel tepat di atas tempat tidur," imbuh Calvijn.

Setelahnya, pelaku pelaku sempat keluar dari lokasi untuk memastikan rencana lanjutan.Yakni ingin menghilangkan barang bukti.

"Pada saat keluar, tersangka kembali ke TKP satu dengan membawa goni besar. Dengan maksud memasukkan korban pembunuhan ke dalamnya," beber Calvijn.

 

Pelaku SAN lantas menghubungi temannya yang kini juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Saat itu SAN meminta rekannya untuk mengantarkan boks kontainer yang digunakan untuk meletakkan jenazah wanita berusia 19 tahun itu.

"Saat bertemu temannya di luar, dia meminta temannya untuk mengambil boks kontainer di rumahnya," imbuh Calvijn.

Namun, saat di perjalanan beberapa kali boks tersebut hampir jatuh dari pegangan si tersangka pertama. Sehingga, dengan pendek akal mereka menaruh saja di pinggir sungai tersebut tempat di mana jenazah Rahmadani ditemukan.

Di sana, awalnya mereka ingin membuang jenazah Rahmadani ke aliran Sungai Deli yang tepat berada di pinggir lokasi ladang pisang. Namun, rencana itu batal karena aksinya sudah ketahuan oleh warga sekitar.

Sementara itu, melansir dari Tribunvideo.com, terkait kasus kronologi jasad wanita di boks kontainer bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah boks kontainer plastik berwarna putih dengan tutup biru yang diletakkan di bawah pohon pisang di ujung pemukiman. Awalnya, warga menduga isi boks tersebut adalah bangkai babi. Namun, setelah dibuka ternyata tubuh manusia. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Ahmad Luthfi Lepas 16.186 Peserta Mudik Gratis ke Jawa Tengah
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Polda Metro Jaya Janji Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pertamina Berangkatkan Lebih dari 5.000 Peserta Mudik Bareng 2026
• 20 jam laludetik.com
thumb
Sidak ke Lingkar Gentong, Kapolda Jabar: Saya Tak Mau Polisi Hanya Terima Laporan Macet!
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Polda Metro Jaya Buka Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis
• 20 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.