Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca Indonesia pada Senin 16 Maret 2026. Dinamika atmosfer saat ini diwarnai dengan munculnya sirkulasi siklonik dan jalur konvergensi yang luas, memicu peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.
Analisis Dinamika Atmosfer: Sirkulasi Siklonik di Barat Daya BantenBerdasarkan pemantauan cuaca hari ini, sirkulasi siklonik terpantau berada di Samudra Hindia Barat Daya Banten. Sistem ini secara aktif membentuk daerah perlambatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) di wilayah tersebut.
Jalur konvergensi yang luas juga diprakirakan terbentuk mulai dari wilayah Aceh, Sumatra bagian tengah dan selatan, Bangka Belitung, hingga melintasi Pulau Kalimantan, Jawa bagian tengah dan timur, Sulawesi, hingga wilayah Papua.
Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah berikut:
- Bangka Belitung
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Kalimantan Barat
- Papua Tengah
- Papua.
Ilustrasi hujan. Dok. Istimewa
1. Pulau Sumatra
- Udara Kabur: Banda Aceh
- Berawan Tebal: Tanjung Pinang
- Hujan Ringan: Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang
- Hujan Petir: Pangkal Pinang, Bandar Lampung.
2. Pulau Jawa
- Berawan Tebal: Serang, Jakarta
- Hujan Ringan: Bandung, Semarang, Yogyakarta
- Hujan Petir: Surabaya.
3. Pulau Kalimantan & Sulawesi
- Kalimantan: Hujan petir di Banjarmasin dan Tanjung Selor. Hujan ringan di Pontianak, Palangkaraya, dan Samarinda
- Sulawesi: Hujan ringan diprediksi merata di seluruh wilayah (Makassar, Manado, Kendari, Palu, Gorontalo, Mamuju).
4. Bali, Nusa Tenggara, dan Indonesia Timur
- Hujan Sedang: Kupang dan Nabire
- Hujan Ringan: Denpasar, Mataram, Ternate, Ambon, dan sebagian besar wilayah Papua.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui kanal resmi di www.bmkg.go.id atau aplikasi Info BMKG guna mengantisipasi perubahan cuaca yang cepat.
(Muhammad Ghifari A)




