Populer: Iran Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz; Drone Serang Pelabuhan Fujairah

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kebijakan Iran soal Selat Hormuz menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Minggu (15/3). Selain itu, serangan drone di Pelabuhan Fujairah juga menjadi perhatian. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:

Iran Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Transaksinya Pakai Yuan China

Iran dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz, asalkan transaksi minyak diselesaikan menggunakan mata uang Yuan China. Rencana ini muncul di tengah eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang memicu gangguan pada rantai pasokan energi global.

Para pengamat di China merespons kebijakan ini dengan hati-hati, menyoroti potensi tantangan teknis, risiko keamanan, serta dampak negatif terhadap hubungan China dengan AS, meskipun mengakui dorongan signifikan terhadap penggunaan yuan dalam perdagangan energi.

Secara teknis, implementasi kebijakan ini dinilai rumit. Ekonom Gong Jiong dari University of International Business and Economics di Beijing menyatakan sulit memastikan bahwa seluruh transaksi perdagangan minyak benar-benar diselesaikan dalam yuan.

Selain itu, ada kekhawatiran serius mengenai keamanan, di mana kapal tanker yang telah memenuhi persyaratan pembayaran yuan pun berpotensi menjadi target serangan dari pasukan AS atau Israel, mengingat harga minyak telah melonjak sekitar 40 persen sejak konflik AS-Israel vs Iran pada 28 Februari.

Namun, Dekan Institute for Studies in Energy Policy di Xiamen University, Lin Boqiang, memberikan pandangan lebih optimistis. Menurutnya, jika metode transaksi dapat diverifikasi, pengaturan ini dapat memberikan perlindungan sementara bagi perdagangan global dan mendorong adopsi yuan dalam transaksi lain.

Laporan juga menyebutkan beberapa kapal sengaja menyiarkan sinyal "China owner" untuk memanfaatkan posisi netral Beijing dan menghindari potensi serangan di jalur maritim krusial ini.

Drone Serang Pelabuhan Fujairah, UEA Hentikan Pemuatan Minyak

Uni Emirat Arab (UEA) menghentikan operasi pemuatan minyak di Pelabuhan Fujairah menyusul serangan drone yang menyebabkan kebakaran pada Sabtu (14/3). Insiden ini terjadi setelah sebuah drone berhasil dicegat, dengan puing-puingnya memicu kebakaran.

Pelabuhan Fujairah merupakan pusat perdagangan minyak utama dan ujung dari jaringan pipa bypass yang memungkinkan UEA mengekspor minyak tanpa melewati Selat Hormuz, jalur yang menjadi strategis di tengah ketegangan geopolitik.

Penghentian sementara ekspor minyak mentah dan bahan bakar dari Fujairah dilakukan sebagai langkah preventif, meskipun tidak ada laporan korban luka serius. Serangan drone ini terjadi tak lama setelah Amerika Serikat menyerang target militer di Pulau Kharg, fasilitas ekspor utama Iran, memicu spekulasi bahwa ini adalah respons Iran dengan menargetkan infrastruktur energi di kawasan.

Harga minyak global telah melonjak di atas USD 100 per barel sejak konflik dimulai, meningkatkan urgensi jalur pipa bypass di Fujairah dan Arab Saudi untuk menjaga pasokan minyak dari Timur Tengah ke pasar global.

Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), yang mengoperasikan fasilitas ekspor di Fujairah dengan terminal penyimpanan berkapasitas lebih dari 70 juta barel, menolak berkomentar mengenai insiden ini. Namun, ADNOC diketahui telah memangkas volume pasokan yang akan disalurkan pada Maret melalui fasilitas tersebut kepada mitra ekuitas di ladang Murban, mengindikasikan dampak langsung dari ketidakpastian keamanan di wilayah tersebut terhadap operasional perusahaan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berkat Sekolah Rakyat, Keluarga di Kalsel Ini Tak Lagi Makan Nasi Berlauk Garam
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Bojan Hodak syukuri hasil imbang Persib Bandung di kandang Borneo FC
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Ribuan Kendaraan Keluar Bali, Antrean Panjang 31 Kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pagi Buta, Menhub Dudy Purwagandhi Sidak Kendaraan Berat
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Atasi Peningkatan Penumpang Lebaran 2026, KAI Sediakan 19 Kereta Api Jarak Jauh Tambahan
• 20 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.