Kementerian PU Izinkan Angkutan BBM Lalui Jalur Lembah Anai Sumbar

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PADANG - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) mengungkapkan bahwa selama Lebaran 2026, Kementerian PU telah memberikan izin untuk lalu lintas angkutan BBM di jalur Lembah Anai. 

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Wilayah Sumbar, Fakhri Rizal mengatakan sebelumnya disaat pengerjaan perbaikan jalan di Lembah Anai, pemerintah menerapkan batasan kuota angkutan BBM hanya untuk 5.000 liter saja. Namun untuk Lebaran ini, batasan tertentu ditiadakan.

"Kami menyambut baik adanya kebijakan dari pemerintah pusat bersama pemerintah daerah juga, karena saat ini angkutan BBM yang menggunakan truk tangki sudah bisa melalui jalur Lembah Anai," katanya, Minggu (15/3/2026).

Dia menyampaikan dengan adanya kerjasama ini, Pertamina memastikan bahwa distribusi BBM ke berbagai daerah di Sumbar bisa lebih lancar. Karena memang, jalur di Lembah Anai ini memiliki peran yang penting untuk mempercepat pendistribusian BBM di wilayah Sumbar. 

Menurutnya saat ini Sumbar hanya memiliki satu Integrated Terminal (IT) yakni berada di Teluk Kabung, Kota Padang. Sehingga akses dari Padang menuju Kota Bukittinggi hingga ke Kabupaten Lima Puluh Kota, sangat membutuhkan akses jalan seperti di Lembah Anai.

"Sumbar saat ini tengah melakukan percepatan pemulihan pascabencana, termasuk infrastruktur jalan. Sehingga pendistribusian BBM pun ikut jadi terganggu," jelasnya.

Namun kini, dengan telah adanya kondisi infrastruktur jalan di Lembah Anai yang dinilai bisa dilalui sementara, serta adanya izin dari pemerintah pusat dan daerah, angkutan BBM yang melalui Lembah Anai telah bisa dilewati kembali.

Oleh karena itu, dengan adanya kabar baik tersebut, Fakhri mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir soal ketersediaan BBM hingga ke pelosok negeri. "Wilayah Sumbar distribusi nya aman, jadi tidak ada yang perlu terlalu dikhawatirkan," tegasnya.

Sementara terkait antrean kendaraan yang masih terlihat di sejumlah SPBU, Fakhir menyebutkan adanya disebabkan oleh sejumlah faktor, mulai dari sempitnya kawasan SPBU, meningkatkannya antrean bus yang mengangkut pemudik, serta mulai ramainya pemudik berada di Sumbar.

"Soal stok dan distribusi semuanya aman, tidak ada yang dikurangi. Kami harap masyarakat jangan tertipu oleh informasi yang tidak jelas atau hoak yang ditemukan di media sosial," tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nassar Gelar Konser di Malam Ramadhan Bikin Heboh, Penonton Sampai Membludak
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Man City Kehilangan Poin di Kandang West Ham, Arsenal Makin Nyaman di Puncak
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Persiapkan hal berikut sebelum naik ke kapal Disney Adventure
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
BMKG Prediksi Cuaca Panas 3 Hari di Jakarta, Pramono: Tak Perlu Khawatir
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Jawa Timur Jadi Sorotan, Penyumbang Angka Kecelakaan Tertinggi saat Mudik
• 19 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.