Tahan Persija di JIS, Jan Olde Riekerink Sebut Hasilnya Seperti Kemenangan Bagi Dewa United

tvonenews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Dewa United FC, Jan Olde Riekerink, mengaku senang mampu menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 1-1 di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3/2026).

Menurut Riekerink, hasil imbang tersebut terasa seperti sebuah kemenangan secara moral bagi timnya. 

Pasalnya, Dewa United datang ke laga ini setelah melalui periode yang cukup sulit dengan waktu persiapan yang sangat terbatas.

“Olahraga tidak selalu hanya tentang apa yang terlihat di lapangan. Kami datang dari situasi yang mengecewakan dan hanya memiliki dua hari untuk mempersiapkan pertandingan ini,” ujar Riekerink.

Sebelum laga ini, Dewa United baru saja mengalami hasil kurang memuaskan di kompetisi Asia. 

Mereka tersingkir dari AFC Challenge League setelah kalah agregat 2-3 dari klub Filipina, Manila Diggers FC, pada babak perempat final.

Pada leg terakhir yang digelar Kamis (12/3), kedua tim bermain imbang 2-2, namun hasil tersebut tidak cukup untuk membawa Dewa United melangkah lebih jauh di turnamen tersebut.

Riekerink menjelaskan bahwa waktu persiapan timnya untuk menghadapi Persija sangat terbatas. Pada hari pertama setelah kembali dari pertandingan Asia, tim bahkan tidak menjalani latihan.

Sementara pada hari kedua, sesi yang dilakukan lebih banyak difokuskan pada diskusi taktik untuk menghadapi permainan Persija.

Meski begitu, pelatih asal Belanda tersebut memuji para pemainnya yang tetap mampu menunjukkan karakter kuat dan disiplin sepanjang pertandingan.

“Saya melihat tim yang bangkit kembali, tim yang disiplin dan memiliki rencana permainan. Bagi saya mereka seperti menang hari ini,” kata Riekerink.

Secara taktik, ia mengungkapkan Dewa United mencoba memanfaatkan ruang di sisi kanan pertahanan Persija. Area tersebut dinilai kerap terbuka karena peran bek kanan Persija yang sering bermain ofensif.

Situasi itu dimanfaatkan oleh pemain sayap Noah Sadaoui yang beberapa kali memiliki ruang untuk bergerak dan menciptakan ancaman bagi pertahanan Macan Kemayoran.

Sementara itu, penyerang Dewa United Alex Martins mengakui pertandingan berjalan sangat sulit bagi kedua tim. Ia menyebut jadwal pertandingan yang padat menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Bentuk Teror Demokrasi
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Polisi Olah TKP Rumah Inara Rusli Terkait Laporan Dugaan Perzinaan
• 59 menit lalukumparan.com
thumb
Album Baru Harry Styles Peringkat Pertama di Billboard 200
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Terungkap Pergerakan Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Buntuti Korban dari Kantor YLBHI
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Tanggapan Aditya Zoni Soal Tuntutan 9 Tahun Penjara Ammar Zoni
• 6 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.