JAKARTA, KOMPAS.com – Kebakaran melanda tiga rumah warga di wilayah Jalan Kuningan Barat I, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Minggu (15/3/2026) malam.
Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta Koordinator Wilayah Jakarta Selatan Sukendar mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang Ketua RT bernama Siti yang melihat kepulan asap dari salah satu rumah.
“Ibu Siti melihat kepulan api lalu meminta pertolongan kepada warga sekitar. Salah satu warga kemudian menghubungi nomor darurat 112,” ujar Sukendar dalam keterangannya, Minggu.
Baca juga: Baru Ditambal, Jalan HM Joyo Martono Bekasi Kembali Berlubang Jelang Mudik Lebaran
Sukendar mengatakan, petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di lokasi kejadian.
Menurut Sukendar, proses pemadaman dimulai sekitar pukul 19.00 WIB. Api kemudian berhasil dilokalisasi pada pukul 19.30 WIB sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Petugas selanjutnya melakukan proses pendinginan mulai pukul 19.56 WIB hingga operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 20.26 WIB.
"Adapun tiga rumah yang terdampak kebakaran tersebut masing-masing milik Broto Siswanto, Jamaluddin, dan Wawan Setiawan," jelas dia.
Secara keseluruhan, terdapat lima kepala keluarga dengan total 14 jiwa yang terdampak akibat peristiwa tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Namun, para warga yang terdampak sementara mengungsi di Majelis Taklim Sabilil Mubtabi'in yang berada di Jalan Kuningan Barat I.
Baca juga: Antusiasnya Warga Ikuti Mudik Gratis di Bekasi, Bisa Hemat Jutaan Rupiah
Sejumlah kebutuhan dasar bagi para pengungsi mulai disiapkan, di antaranya matras, selimut, air minum, serta makanan siap saji.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari masalah kelistrikan.
Ia menjelaskan, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 250 meter persegi.
“Korban luka nihil dan korban jiwa nihil,” kata Asril.
Sementara itu, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp 351.500.000.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah instansi turut terlibat, di antaranya tim TRC BPBD DKI Jakarta, Dinas Pemadam Kebakaran, kepolisian sektor Mampang Prapatan, Koramil, Dinas Sosial, PMI Jakarta Selatan, Satpol PP, hingga petugas PPSU kelurahan.
Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan lanjutan serta memastikan kondisi lokasi benar-benar aman dari potensi munculnya kembali titik api.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




