FAJAR, GOWA — Sebanyak 136 calon siswa (Casis) mengikuti tes seleksi gelombang pertama penerimaan peserta didik baru di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Arifah Gowa.
Tes tersebut dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan suasana tertib dan penuh antusias dari para peserta pada Minggu (15/3/2026).
Dalam pelaksanaan tes ini, para casis mengikuti beberapa mata pelajaran yang diujikan, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, Bahasa Indonesia, serta Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ).
Ujian tersebut bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik sekaligus kemampuan dasar keagamaan calon peserta didik.
Pelaksanaan tes casis ini turut dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Madrasah Arifah Gowa, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, Direktur Madrasah Arifah, H. Nurdin B, serta Kepala Madrasah Tsanawiyah Arifah Gowa, St. Satiah.
Ketua Yayasan Madrasah Arifah Gowa, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, menyampaikan bahwa tes casis merupakan bagian penting dalam proses penjaringan calon siswa yang berkualitas.
“Melalui proses seleksi ini, kami ingin memastikan bahwa siswa yang diterima di MTs Arifah Gowa tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki dasar keagamaan yang kuat, khususnya dalam membaca dan menulis Al-Qur’an,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Madrasah Arifah, H. Nurdin B, mengatakan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan agar madrasah dapat memperoleh peserta didik yang benar-benar siap mengikuti proses pembelajaran.
“Tes ini menjadi langkah awal untuk melihat potensi dan kemampuan dasar para calon siswa, sehingga nantinya mereka dapat berkembang secara optimal di lingkungan Madrasah Arifah,” katanya.
Di sisi lain, Kepala MTs Arifah Gowa, St. Satiah, mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti tes gelombang pertama ini.
“Alhamdulillah, jumlah peserta cukup banyak. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap MTs Arifah Gowa semakin meningkat. Kami berharap siswa yang nantinya diterima dapat menjadi generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia,” tuturnya.
Pihak madrasah berharap melalui proses seleksi ini dapat menjaring siswa-siswi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keislaman yang kuat.(wis)





