KM Gandha Nusantara Mati Mesin di Malut Tak Bawa Penumpang, 7 Kru Selamat

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

PT PELNI memastikan kapal pengumpan (feeder) KM Gandha Nusantara 17 tidak membawa penumpang saat mengalami mati mesin di Perairan Maluku Utara pada Minggu (15/3). Kapal tersebut hanya membawa tujuh kru yang seluruhnya berhasil dievakuasi dengan kondisi selamat.

Sebelumnya sempat dilaporkan 7 orang hilang dalam insiden tersebut. Namun, Kepala Cabang PELNI Ternate M. Lutfi Israr memastikan mereka semua berhasil dievakuasi ke KM Sabuk Nusantara 115 yang berada di sekitar lokasi kejadian. Mereka tidak hilang.

"Saat kejadian di atas kapal terdapat tujuh kru kapal, tanpa penumpang umum maupun muatan. Management Response Team PELNI secara cepat tanggap berkoordinasi secara intens dengan pihak Basarnas maupun KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas tidak jauh dari lokasi kejadian," ujar Lutfi dalam keterangannya, Minggu (15/3).

"Kru KM Sabuk Nusantara 115 beberapa kali berusaha mendekati KM Gandha Nusantara 17, namun gelombang laut yang cukup tinggi menyulitkan proses evakuasi tersebut. Upaya kru Sabuk Nusantara 115 pada akhirnya berhasil dan seluruh ABK dapat dievakuasi," tambahnya.

Lutfi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Begitu juga dengan korban luka-luka.

"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan tujuh kru KM Gandha Nusantara 17 dalam keadaan baik. Saat ini KM Sabuk Nusantara 115 juga sudah kembali ke Ternate," terang Lutfi.

Insiden tersebut terjadi pada pukul 09.00 WIT. Lutfi mengatakan insiden ini terjadi saat KM Gandha Nusantara 17 tengah berlayar dari Bitung menuju Tidore. Kemudian sekitar 30 nautical mile dari Ternate, kapal menghadapi cuaca buruk dengan ketinggian gelombang laut mencapai tiga hingga empat meter, dan ditambah angin kencang.

KM Gandha Nusantara 17 merupakan kapal rede yang berfungsi sebagai kapal pengumpan atau feeder. Kapal yang beroperasi di wilayah Tidore ini digunakan untuk mengantar penumpang dari Kapal PELNI yang berlabuh menuju ke dermaga. Layanan penyeberangan tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat.

PT PELNI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada nakhoda dan seluruh kru KM Sabuk Nusantara 115 yang segera melakukan pertolongan dan melakukan evakuasi kru KM Gandha Nusantara 17. "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Basarnas Ternate yang terus berkoordinasi dan memberikan bantuan dengan cepat kepada kami," ujar Lutfi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Benny Tjokro Diblacklist Seumur Hidup dari Pasar Modal, Ini Kasusnya
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Lonjakan Penumpang Mudik di Kampung Rambutan Capai 100 Persen sejak Minggu Pagi
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Perilaku Konsumen Berubah, Infrastruktur Digital Jadi Kunci Strategi Bisnis
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Selamat Sempurna (SMSM) Cetak Kenaikan Laba 9,81% Sepanjang 2025
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.