JAKARTA – Polda Sumatera Selatan memperkuat pengamanan jalur mudik melalui sejumlah langkah strategis guna menjaga kelancaran lalu lintas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas di wilayah Sumatera Selatan.
Salah satu langkah yang diterapkan adalah kebijakan pengantongan kendaraan bersumbu tiga ke atas di titik strategis, yakni di Pos Lantas Sumarlin KM 225 yang berada di kawasan perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan, tepatnya di wilayah Musi Banyuasin.
Kebijakan ini bertujuan memisahkan arus kendaraan logistik bermuatan besar dari kendaraan pribadi para pemudik, sehingga potensi kemacetan maupun risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir.
Selain itu, Polda Sumsel juga mengaktifkan Tim Urai Macet yang terdiri dari personel gabungan Direktorat Lalu Lintas dan Direktorat Samapta. Tim ini disiagakan di kawasan Timbangan KM 12 Banyuasin untuk melaksanakan patroli bergerak sekaligus melakukan rekayasa lalu lintas secara cepat apabila terjadi peningkatan volume kendaraan.
Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Sandi Nugroho menegaskan, bahwa koordinasi lintas satuan menjadi kunci keberhasilan pengamanan arus mudik tahun ini.
“Pengantongan kendaraan berat di perbatasan, pengaktifan Tim Urai Macet, serta pemantauan di seluruh pos merupakan langkah strategis agar perjalanan pemudik tetap aman dan lancar,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).




