Korlantas Polri: Tingkat Fatalitas Kecelakaan di Jabar Anjlok 91 Persen pada Mudik 2026

tvonenews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar positif datang dari pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Jawa Barat. Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, mengungkapkan adanya penurunan angka fatalitas kecelakaan yang sangat signifikan di Jabar hingga hari ketiga operasi jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Data terbaru menunjukkan bahwa tingkat kematian akibat kecelakaan di Jawa Barat menurun hingga 91 persen. 

Informasi ini disampaikan Agus usai memantau langsung kondisi di Posko Terpadu Operasi Ketupat Polda Jabar yang berlokasi di Rest Area KM 57 A Tol Jakarta-Cikampek, Minggu (15/3).

“Indikator daripada fatalitas korban ada penurunan dari tahun yang lalu, sampai 91 persen. Dari tahun yang lalu 26 orang sudah meninggal, sekarang baru satu,” jelas Irjen Agus kepada media.

Tidak hanya di Jawa Barat, tren penurunan angka kecelakaan maut juga terjadi di skala nasional. 

Menurut Agus, tingkat fatalitas secara keseluruhan di tanah air merosot sekitar 45 persen dibanding tahun sebelumnya. Ia pun menilai situasi arus lalu lintas sejauh ini masih sangat disiplin dan di bawah kendali petugas.

“Moga-moga ini awal daripada keberhasilan Operasi Ketupat karena semuanya stakeholder, negara hadir memastikan bahwa rangkaian kegiatan Bulan Suci Ramadhan, Idul Fitri, termasuk perayaan Nyepi dan hiruk pikuknya, Operasi Ketupat ini bisa terkendali,” tutur jenderal polisi bintang dua tersebut.

Meskipun saat ini kondisi terpantau lancar, Korlantas Polri tetap bersiaga menghadapi puncak arus mudik yang diprediksi akan jatuh pada tanggal 17 dan 18 Maret. 

Berbagai skenario rekayasa lalu lintas, mulai dari contraflow hingga one way (satu arah), telah disiapkan untuk meredam potensi antrean kendaraan.

Senada dengan hal tersebut, Karo Ops Polda Jabar, Kombes Pol. La Ode Aries El Fathar, memastikan jajaran Polda Jabar sudah dalam posisi siap tempur untuk mengawal kelancaran operasi tahun ini. 

Ia menyebutkan bahwa upaya menjaga ketertiban sudah dicuri start sejak jauh-jauh hari.

“Manajemen pengelolaan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) ini sudah kita lakukan sebelum operasi ini berlangsung, mulai dengan operasi keselamatan lalu lintas dalam rangka memberikan edukasi keselamatan lalu lintas kepada masyarakat,” ungkap La Ode.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Deniz Emrelli, Si Cantik Mantan Rekan Setim Megawati Hangestri, Kini Runtuhkan Dominasi Pemain Asing di Manisa BBSK
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Metro Jaya Soal CCTV hingga Foto AI Terkait Kasus Aktivis KontraS Disiram Air Keras
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Pramono Ingatkan Potensi Hujan di Jakarta Saat Idulfitri
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Borneo FC Siap Jegal Persib, Fabio Lefundes:  Kemenangan Akan Dekatkan Kami ke Puncak
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Serangan Rudal Iran Tinggalkan Kawah di Jalanan Israel Tengah
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.