Kakorlantas Ungkap Parameter Penerapan Contraflow hingga Sistem Satu Arah

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, CIKAMPEK — Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan parameter yang digunakan kepolisian dalam menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow hingga sistem satu arah selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kebijakan tersebut ditetapkan berdasarkan pemantauan langsung terhadap volume kendaraan di jalan tol.

Pemantauan arus kendaraan dilakukan melalui radar lalu lintas yang dipasang di sejumlah titik strategis. Data yang dihimpun setiap jam menjadi dasar pengambilan keputusan untuk menentukan apakah rekayasa lalu lintas perlu diberlakukan.

Baca Juga
  • Penumpang Mudik di Terminal Kampung Rambutan Naik 100 Persen
  • Program Mudik Bareng 2026 Pertamina Berangkatkan Lebih dari 5.000 Pemudik
  • Mudik Motor Bareng Anak? KPAI Ingatkan Keselamatan Harus Nomor Satu

“Kalau masalah contraflow yang ada di jalan tol itu ada parameternya. Jadi nanti di kilometer 47 itu ada radar. Radar itu menghitung jumlah kendaraan selama satu jam berturut-turut,” kata Agus saat memberikan keterangan pers di Command Center Korlantas Polri di Cikampek, Jawa Barat, Ahad (15/3/2026).

Ia menjelaskan radar tersebut memantau volume kendaraan secara terus-menerus. Ketika jumlah kendaraan melampaui ambang batas tertentu dalam satu jam berturut-turut, petugas akan segera melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan untuk menentukan langkah rekayasa lalu lintas.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dalam skema yang disiapkan, lanjut Agus, contraflow tahap pertama akan diterapkan ketika volume kendaraan mencapai 5.500 kendaraan per jam.

“Apabila satu jam berturut-turut mencapai 5.500 kendaraan, kami akan melapor kepada Kapolri untuk melakukan rekayasa lalu lintas contraflow lajur 1. Kemudian apabila satu jam berikutnya berturut-turut naik menjadi 6.400 kendaraan, maka dilakukan contraflow lajur 2,” ujar Kakorlantas.

Jika kepadatan kendaraan masih terjadi setelah penerapan contraflow, kepolisian akan mempertimbangkan penerapan sistem satu arah atau one way secara bertahap di ruas tol tertentu.

"Kalau masih ada kepadatan dan perlambatan, kami akan lapor ke pimpinan untuk melakukan one way sepenggal tahap pertama di lokasi one way nasional. Jadi belum one way nasional, tetapi tahap awal di ruas tersebut,” tutur Agus.

Petugas juga memperkuat pemantauan kondisi lalu lintas melalui teknologi pengawasan udara. Drone ETLE diterbangkan secara berkala untuk memantau situasi arus kendaraan di sejumlah ruas tol utama.

Pemantauan tersebut difokuskan di jalur antara kilometer 47 hingga kilometer 70 yang menjadi salah satu titik penting dalam pengaturan arus kendaraan menuju jalur Trans Jawa.

Agus menambahkan hingga saat ini kondisi lalu lintas di jalan tol maupun jalan arteri masih relatif terkendali. Volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta juga belum mencapai puncak arus mudik.

Di beberapa jalur regional, rekayasa lalu lintas telah diterapkan untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan. Pengalihan arus dilakukan di kawasan Gadog menuju Puncak, sedangkan contraflow diterapkan di ruas Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) wilayah Cibadak.

Pengamanan arus mudik juga diperkuat dengan penindakan terhadap kendaraan sumbu tiga yang masih melintas di jalan tol. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memprioritaskan kelancaran perjalanan pemudik.

Agus menegaskan Operasi Ketupat digelar sebagai operasi kemanusiaan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman. Pengaturan lalu lintas akan terus disesuaikan dengan kondisi arus kendaraan di lapangan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Drama 2 Kartu Merah, Bayern Muenchen Imbang di Markas Leverkusen
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Atasi Peningkatan Penumpang Lebaran 2026, KAI Sediakan 19 Kereta Api Jarak Jauh Tambahan
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
2.351 Butir Obat Keras Disita dari Warung Pulsa dan Sembako, 3 Orang Ditangkap
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Trans Hotel Jakarta Hadirkan Fasilitas MICE Premium di Pusat Destinasi Gaya Hidup Terintegrasi
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Holywings Peduli Salurkan 10.000 Paket Makanan Berbuka Selama Ramadan 2026
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.