Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews - Jakarta
Program Makan Bergizi Gratis Sajikan Ayam Utuh dan Susu untuk Warga
Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadan 2026 mulai menuai respons positif dari masyarakat di berbagai daerah. Melalui skema distribusi khusus
Program unggulan pemerintah ini tidak hanya menyasar para siswa, namun juga kelompok rentan seperti ibu menyusui dan balita dengan porsi nutrisi yang signifikan.
Laporan dari lapangan menunjukkan adanya peningkatan kualitas menu yang dibagikan. Di Desa Sukaluyu, Cianjur, seorang warga mengunggah testimoni mengenai paket pangan yang diterimanya melalui media sosial. Paket tersebut mencakup ayam panggang utuh, buah-buahan segar, hingga susu UHT.
“Ini untuk ibu menyusui dan satu lagi untuk balita. Alhamdulillah, apelnya ada dua. Bersyukur sekali,” ujar salah satu penerima manfaat dalam unggahan yang dikutip dari akun TikTok @videoviralnews, Minggu 15 Maret 2026.
Distribusi Masif di Jawa Barat
Antusiasme serupa terlihat di lingkungan pendidikan. Di MTSN Kota Cimahi, seorang siswi bernama Vidi menunjukkan variasi menu yang diterimanya dalam jumlah besar.
Berdasarkan pantauan, paket tersebut terdiri dari biskuit kaleng, ayam utuh, roti, hingga pasokan susu dalam berbagai ukuran.
"MBG hari ini sangat banyak, sampai tiga kantong. Ada ayam satu ekor dan biskuit. Ini cukup untuk kebutuhan sampai Lebaran," ungkap Vidi dalam video yang dibagikan melalui akun @wargalawak08.
Selain distribusi langsung, operasional di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Neglasari dan Paseh Sukamanah juga dilaporkan terus beroperasi secara intensif. Para petugas memastikan standar keamanan pangan terjaga saat menyiapkan menu ayam bakar dan pelengkap nutrisi lainnya untuk disalurkan ke masyarakat.
Inovasi Prasmanan di Jawa Tengah
Berbeda dengan pola paket di Jawa Barat, SPPG Tawangsari 2 di Sukoharjo, Jawa Tengah, menerapkan metode distribusi yang lebih interaktif. Pihak penyelenggara menyajikan menu buka puasa dengan sistem prasmanan.
Pendekatan ini memungkinkan para siswa untuk:
• Memilih menu yang diminati di beberapa stan yang tersedia.
• Melihat langsung proses pengolahan makanan di dapur bersih.
Memastikan asupan gizi yang dikonsumsi tetap sesuai dengan standar kesehatan selama berpuasa.
Secara keseluruhan, penyesuaian pola distribusi selama bulan Ramadan ini dilakukan tanpa mengurangi esensi dasar program, yakni menjamin ketersediaan makanan bergizi yang aman dan tepat sasaran bagi ibu hamil, balita, serta peserta didik di seluruh penjuru tanah air.
Editor: Redaksi TVRINews




