TEHERAN, KOMPAS.TV - Iran dilaporkan bakal mengizinkan kapal tanker lewat Selat Hormuz setelah jalur perdagangan tersebut ditutup sejak perang dengan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Namun kapal yang boleh lewat terbatas dan yang hanya melakukan transaksi dengan mata uang China, Yuan.
Hal itu diungkapkan seorang pejabat senior Iran kepada CNN, Sabtu (14/3/2026).
Baca Juga: Trump Mengaku Belum Siap Bersepakat dengan Iran, Sebut Tawaran Teheran Tak Cukup Bagus
Sumber pejabat senior itu mengatakan kemungkinan tersebut muncul setelah Iran sedang mengerjakan rencana baru untuk mengatur arus kapal tanker minyak lewat Selat Hormuz.
Nyaris seluruh perdagangan minyak internasional menggunakan dolar AS dalam transaksi.
Itu berbeda dengan perdagangan minyak Rusia yang tengah dikenai sanksi, yang transaksinya menggunakan Rubel atau Yuan.
Selat Hormuz merupakan wilayah kunci atas pasokan minyak dunia.
Namun, kekhawatiran pasar terkait penutupan selat itu atas memanasnya konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS)-Israel telah mendorong harga minyak ke titik tertinggi sejak Juli 2022.
PBB telah memperingatkan bahwa pembatasan arus kapal melalui selat tersebut akan berdampak besar pada upaya kemanusiaan seiring berlanjutnya perang.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : CNN
- iran
- kapal tangker
- yuan
- mengizinkan kapal tangker lewat
- amerika serikat
- israel





