Pantau - Rest Area KM 57 Tol Cikampek menjadi salah satu titik persinggahan penting bagi para pemudik dalam perjalanan menuju kampung halaman saat arus mudik Lebaran.
Pada Sabtu malam (14/3/2026) area istirahat tersebut dipadati ratusan kendaraan dan pemudik dari berbagai daerah setelah sebelumnya relatif sepi sejak pagi hingga sore hari.
Rest area ini memiliki luas sekitar tujuh hektare dan menyediakan berbagai fasilitas untuk menunjang kebutuhan pemudik selama perjalanan.
Fasilitas tersebut meliputi stasiun pengisian bahan bakar umum, minimarket, tenant produk, tempat makan, toilet, penginapan, hingga tempat ibadah.
Rest area juga memiliki area parkir yang mampu menampung lebih dari 700 mobil sehingga menjadi tempat persinggahan strategis bagi pemudik di jalur tol.
Banyak pemudik memanfaatkan tempat ini untuk beristirahat, mengisi bahan bakar kendaraan, menunaikan ibadah, atau sekadar bersantai sebelum melanjutkan perjalanan.
Sejumlah pemudik bahkan menggunakan area parkir sebagai tempat berbuka puasa bersama keluarga saat perjalanan mudik.
Pemudik Manfaatkan Rest Area untuk Berbuka PuasaSalah satu pemudik Heria (53) asal Kranggan Bekasi menjadikan area parkir rest area sebagai tempat berbuka puasa bersama keluarga dengan bekal nasi padang yang dibawa dari rumah.
Heria sedang dalam perjalanan menuju Indramayu bersama anak-anak dan cucunya untuk merayakan Lebaran di kampung halaman.
Setelah berbuka puasa Heria bersama keluarganya menuju Masjid At-Taubah Rest Area KM 57 untuk melaksanakan shalat Isya sebelum melanjutkan perjalanan.
Masjid tersebut cukup mencolok di rest area karena berwarna kuning dengan aksen hijau dan memiliki lantai yang lebih tinggi dari area sekitar.
Banyak pemudik bersantai dan berfoto di sekitar masjid sementara deretan sandal dan sepatu pemudik terlihat di tangga depan masjid.
Kisah Pemudik yang Beristirahat Sebelum Melanjutkan PerjalananKisah lain datang dari pasangan suami istri Geri dan Siti yang berbuka puasa dengan mi gelas di depan masjid.
Mereka berangkat dari Banten menuju Jember Jawa Timur yang merupakan kampung halaman Siti.
Pasangan tersebut tiba di rest area sekitar pukul 18.00 WIB setelah berangkat pukul 15.00 WIB.
Setelah berbuka dan beribadah mereka berencana beristirahat sejenak dan melanjutkan perjalanan sekitar pukul 22.00 WIB.
Bagi mereka perjalanan mudik tidak sekadar perjalanan menuju kampung halaman tetapi juga menjadi momen berharga yang dinikmati setelah setahun bekerja.
Di rest area tersebut juga terdapat berbagai pilihan kuliner dengan harga beragam seperti bakso yang dijual sekitar Rp35 ribu hingga Rp55 ribu serta nasi padang sekitar Rp25 ribu.
Rest area menyediakan lima toilet yang tersebar di beberapa titik dan dapat digunakan secara gratis oleh pemudik.
Namun untuk toilet dengan fasilitas air panas pemudik perlu membayar sekitar Rp10 ribu yang dapat dibayar secara tunai maupun menggunakan kartu e-toll.
Pengelola rest area juga secara rutin mengimbau pemudik melalui pengeras suara agar menjaga barang bawaan dan tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi terbuka demi keamanan selama perjalanan.




