Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda

suara.com
4 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Pelepasan gelombang kedua program Pulang Basamo 2026 untuk pemudik asal Sumatra Barat berlangsung 15 Maret 2026.
  • Pendaftaran tiket mudik menggunakan sistem daring sepenuhnya, ludes dalam satu jam secepat penjualan tiket konser.
  • Keamanan perjalanan dijamin dengan pengawalan kepolisian berjenjang dan pemeriksaan kelayakan bus melalui tiga titik pemeriksaan.

Suara.com - Tradisi mudik lebaran selalu menjadi momen yang paling dinantikan oleh masyarakat Indonesia, tak terkecuali bagi para perantau asal Sumatra Barat.

Pada Minggu, 15 Maret 2026, suasana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, tampak riuh rendah dan penuh haru.

Ribuan pemudik secara resmi dilepas dalam keberangkatan gelombang kedua program Pulang Basamo 2026.

Program ini menjadi jembatan bagi warga Minang di perantauan untuk kembali ke ranah bundo.

Antusiasme yang luar biasa terlihat dari jumlah bus yang berjejer rapi, siap menempuh perjalanan ribuan kilometer melintasi jalur lintas Sumatra.

Tidak hanya sekadar pulang kampung, gerakan ini mencerminkan kuatnya ikatan kekeluargaan masyarakat Sumatra Barat meskipun berada jauh dari tanah kelahiran.

Transformasi Digital: 'War' Tiket Mudik Bak Konser Musik

Ada hal menarik dalam pelaksanaan Pulang Basamo tahun ini. Mengikuti perkembangan zaman dan demi menjaga transparansi, panitia menerapkan sistem pendaftaran berbasis online sepenuhnya.

Koordinator Pulang Basamo 2026, Muhammad Reza Ikhwan, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengakomodasi seluruh warga Sumbar yang tersebar di berbagai titik di Indonesia, bukan hanya mereka yang berada di ibu kota.

Baca Juga: Persiapan Mudik Lebaran 2026, Cek Tarif Tol Prambanan ke Semarang Per Maret 2026

"Jadi, kenapa kami menggunakan online? Karena dengan penggunaan online ini, kami bisa menjangkau para perantau, tidak hanya di Jabodetabek, tapi di luar Jabodetabek juga bisa kami jangkau," kata Reza Ikhwan saat memberikan keterangan di lokasi pelepasan.

Tingginya minat masyarakat membuat proses registrasi menjadi sangat kompetitif.

Reza mengungkapkan, kuota tiket yang disediakan habis dalam waktu yang sangat singkat.

Kecepatan akses para perantau dalam memburu tiket mudik ini bahkan disamakan dengan fenomena pembelian tiket konser musisi papan atas.

"Jadi, dalam waktu satu jam, begitu kita buka registrasi di website kita, tiketnya itu udah habis. Jadi, kayak bawa tiket, beli tiket konser," katanya.

Menariknya, peserta tidak hanya datang dari wilayah penyangga Jakarta. Reza Ikhwan mencatat ada peserta yang berdomisili sangat jauh dari titik keberangkatan utama, namun tetap bersemangat mendaftar melalui platform mitra, Loket.com.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Imbau Pemudik Waspada Lewat Jalur Nagreg Saat Hujan: Rawan Pohon Tumbang
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Pemuda Pancasila PAC Kajang Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Bulan Ramadhan
• 5 jam laluterkini.id
thumb
Tanda Kamu Sedang Menuju Kesuksesan
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jepang Pertimbangkan Kirim Kapal ke Selat Hormuz: Harus Hati-hati
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Pelabuhan, Saksi Perjuangan Panjang Pemudik Lebaran
• 35 menit lalukompas.id
Berhasil disimpan.