Dubes Iran Tunjukkan Bukti Serangan di Sekolah Perempuan Iran hingga Tewaskan Siswa Berasal dari Pihak AS

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali mengungkapkan bahwa Amerika Serikat bertanggung jawab atas serangan terhadap sekolah di Minab, Iran Selatan hingga menyebabkan sejumlah anak-anak meninggal dunia.

Jalali menyebut serangan yang terjadi jelas dilakukan oleh AS dilihat dari rudal yang menghancurkan sekolah tersebut.

"Tidak ada keraguan bahwa itu adalah serangan Amerika. Kini semua orang mengatakan serangan itu dilakukan rudal Tomahawk, dan rudal-rudal ini milik AS," kata dia kepada RIA Novosti, dikutip Minggu (15/3/2026).

Sempat beredar rumor bahwa serangan tersebut dilakukan sendiri oleh Iran. Namun, ia membantahnya dengan keras atas bukti yang terlihat.

"Senator AS telah mengatakan bahwa Iran tidak memiliki rudal seperti itu. Jelas sekali bahwa Amerika yang melancarkan serangan itu," tegas dia.

Dirinya juga menegaskan bahwa tidak ada perbedaan apakah serangan itu sengaja dilakukan ataupun sebuah ketidaksengajaan.

"Mereka adalah anak-anak yang didampingi ibu dan ayahnya. Pergi ke sekolah pagi hari dengan membawa harapan dan impian dan ingin kembali ke rumah sore hari. Kejahatan ini menjadi pukulan berat bagi seluruh warga Iran," tuturnya.

Diketahui, serangan gabungan oleh AS dan Israel mulai dilakukan terhadap Iran sejak 28 Februari 2026 lalu. Serangan pertama itu menghancurkan sebuah sekolah perempuan di distrik Minab, Iran Selatan. (ant/iwh)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPK Mulai Periksa Laporan Keuangan Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2025
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Apresiasi Baksos Muda MULIA, Wali Kota Makassar Appi: Anak Muda Jadi Motor Pemberdayaan Masyarakat
• 20 jam laluterkini.id
thumb
Penumpang Diimbau Patuhi Arahan Petugas Pelabuhan
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Tenang Bersama Wuling Sambut Mudik Lebaran 2026
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Arus Mudik Mulai Ramai di Pelabuhan Merak, Pemudik Antre Menuju Sumatera pada Minggu (15/3/2026)
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.