Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Kasus penyiraman air keras aktivis KontraS jadi sorotan pejabat HAM PBB.
  • Wamen HAM desak polisi segera ungkap pelaku penyerangan aktivis Andrie Yunus.
  • Serangan aktivis KontraS berisiko ganggu kredibilitas Indonesia di forum internasional.

Suara.com - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia, Mugiyanto, mengatakan bahwa serangan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, telah menjadi perhatian internasional. Kasus tersebut kini berada dalam pantauan serius pejabat HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Mugiyanto mengungkapkan bahwa insiden tersebut berisiko memengaruhi posisi diplomatik Indonesia di forum HAM internasional.

“Kementerian HAM menyadari bahwa peristiwa ini telah menjadi atensi Komisaris Tinggi HAM PBB, Volker Turk, serta Pelapor Khusus PBB untuk Perlindungan Pembela HAM, Mary Lawlor. Hal ini cukup mengganggu posisi Indonesia sebagai anggota sekaligus Presiden Dewan HAM PBB,” ujar Mugiyanto kepada wartawan di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa kementeriannya telah menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian agar proses penyelidikan dipercepat. Pemerintah mendesak kepolisian segera mengungkap pelaku, motif, hingga aktor intelektual di balik serangan tersebut.

Mugiyanto menilai pengungkapan kasus ini sangat krusial guna meredam spekulasi liar yang berkembang di masyarakat. Ia mengingatkan aparat keamanan agar tidak menganggap remeh insiden ini.

“Percepatan penyelidikan dan pengungkapan informasi yang transparan mengenai serangan air keras terhadap Saudara Andrie Yunus sangat mendesak dilakukan. Hal ini penting agar publik dan pemerintah mendapatkan kepastian hukum,” tegasnya.

Menurutnya, jika kasus ini berlarut-larut tanpa kejelasan, komitmen pemerintah dalam perlindungan HAM akan dipertanyakan.

“Aparat keamanan jangan menganggap ini persoalan kecil. Ini masalah besar yang dapat mengganggu kredibilitas bangsa Indonesia di mata dunia,” tambah Mugiyanto.

Sebelumnya, Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal saat dalam perjalanan pulang usai melakukan rekaman podcast di kantor YLBHI pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Diskusi tersebut diketahui membahas isu sensitif bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Baca Juga: Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus

Insiden tersebut terjadi di perempatan Jalan Salemba–Jalan Talang, Jakarta. Korban diadang oleh dua orang terduga pelaku yang berboncengan sepeda motor. Akibat serangan brutal itu, Andrie menderita luka bakar hingga 24 persen dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSCM, Jakarta.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ASDP Catat Pergerakan Mudik Lebaran 2026 Mulai Terlihat di Jalur Merak–Bakauheni Sejak H-8
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Mudik Bali-Jawa Membludak, Antrean Mengular hingga 50 Km dari Pelabuhan Gilimanuk
• 22 menit lalukompas.tv
thumb
Gelar FGD, Badan Pengkajian MPR Bahas Penguatan Demokrasi dan Kedaulatan Rakyat
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Tenang Bersama Wuling Sambut Mudik Lebaran 2026
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Jadwal Operasional Bank Danamon selama Libur Hari Nyepi dan Idul Fitri 2026, Nasabah Wajib Cek!
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.