Jangan Sepelekan! Begini Tips Aman, Sehat, dan Nyaman saat Mudik Lebaran 2026

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MALANG — Saat melakukan mudik lebaran, masyarakat diharapkan agar mengutamakan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja selama perjalanan sehingga dapat berlangsung aman, sehat, dan nyaman.

Kepala Divisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) Universitas Brawijaya Prof. Qomariyatus Sholihah  mengatakan tradisi mudik merupakan momen yang sangat dinantikan masyarakat Indonesia. 

Namun di sisi lain, tingginya mobilitas masyarakat pada periode ini juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, penerapan prinsip K3 tidak hanya relevan di lingkungan kerja maupun kampus, tetapi juga penting diterapkan dalam aktivitas perjalanan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan. Prinsip K3 pada dasarnya mengajarkan kita untuk mengidentifikasi risiko sejak awal dan melakukan langkah pencegahan agar perjalanan tetap aman,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Dia menjelaskan, langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum melakukan perjalanan adalah memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Pemeriksaan terhadap komponen penting seperti mesin, rem, ban, serta lampu kendaraan perlu dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan teknis selama perjalanan.

“Banyak kecelakaan terjadi karena faktor teknis kendaraan yang sebenarnya dapat dicegah melalui pemeriksaan sederhana sebelum berangkat. Karena itu, pastikan kendaraan benar-benar siap digunakan,” jelasnya.

Baca Juga

  • Konsumsi BBM Diramal Melonjak saat Mudik Lebaran, Harga Berisiko Melambung?
  • Waspada! Jalur Mudik Garut Dikepung Titik Rawan Longsor
  • Hindari Macet saat Mudik, Ini 4 Jalur Alternatif Menuju Kuningan

Selain kondisi kendaraan, perencanaan perjalanan juga menjadi aspek penting dalam keselamatan mudik. Pemudik disarankan merencanakan rute perjalanan dengan baik serta menentukan titik istirahat agar tidak mengalami kelelahan saat berkendara. 

Menurut Dosen Kesehatan Masyarakat tersebut, kelelahan saat mengemudi merupakan salah satu faktor yang kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

“Jika mulai merasa mengantuk atau kehilangan konsentrasi, jangan memaksakan diri. Segera berhenti di rest area untuk beristirahat. Istirahat yang cukup dapat membantu mengembalikan fokus saat berkendara,” ungkapnya.

Sebagai langkah mitigasi risiko, pemudik juga dianjurkan membawa perlengkapan darurat seperti kotak P3K, senter, serta alat keselamatan seperti segitiga pengaman. Kesiapan perlengkapan tersebut menjadi bagian dari upaya antisipasi jika terjadi kondisi darurat selama perjalanan.

“Perlengkapan keselamatan sering dianggap sepele, padahal dalam situasi tertentu bisa sangat membantu. Prinsipnya adalah selalu siap menghadapi kemungkinan risiko di jalan,” tambahnya.

Selain keselamatan selama perjalanan, juga perlu untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengunci pintu dan jendela, mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan, serta memastikan kompor dan saluran gas telah tertutup dengan baik.

“Langkah sederhana seperti memastikan rumah dalam kondisi aman juga bagian dari penerapan K3 dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kita dapat bepergian dengan lebih tenang,” katanya.

Melalui edukasi ini, Prof. Qomariyatus berharap seluruh masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih aman, sehat, dan nyaman. Dengan persiapan yang matang serta kesadaran akan pentingnya keselamatan, diharapkan momen Lebaran dapat dirayakan bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan.

Sejalan dengan kampanye keselamatan, pesan utama yang diusung adalah “Keluarga Aman, Mudik Bahagia, Kecelakaan Skip.” Pesan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan mudik. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahaya Mengancam, Penyapu Koin Bawa Anak di Jembatan Kali Sewo
• 12 jam laludetik.com
thumb
ASDP Catat Pergerakan Mudik Lebaran 2026 Mulai Terlihat di Jalur Merak–Bakauheni Sejak H-8
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Jelang Lebaran, Forkopimda Kepri Pastikan Kesiapan Pelabuhan Batam
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Sido Muncul Menyantuni 1.000 Kaum Duafa, Total Bantuan Rp200 Juta
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Bersih-bersih Tubuh Polri, Dirnarkoba Polda NTT Dicopot lantaran Peras Tersangka 
• 19 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.