Belanja Kebutuhan Jangan Berlebihan, Ingat Bersedekah

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat biasanya dihadapkan pada peningkatan aktivitas konsumsi. Mulai dari membeli pakaian baru, menyiapkan hidangan khas lebaran, hingga memenuhi berbagai kebutuhan untuk menyambut keluarga yang datang bersilaturahmi.

Dalam pandangan Islam, budaya konsumsi ini pada dasarnya tidak dilarang, selama berada dalam batas kewajaran dan tidak berlebihan.Pendiri Sekolah Tahfidzul Qur’an Markaz Hijrah Indonesia (STQ MHI), Ustadz Muhammad Fakhrurrazi Anshar, menjelaskan bahwa Islam membolehkan aktivitas konsumsi jika didasari oleh kebutuhan.

“Selama budaya konsumsi itu adalah kebutuhan, maka itu tidak mengapa di dalam Islam. Misalnya seseorang membeli buras atau rice cooker baru karena harus memasak dalam jumlah yang lebih besar, atau berbelanja karena tahun ini banyak keluarganya yang mudik. Selama itu kebutuhan, maka Islam membolehkan, karena setiap orang mengetahui kebutuhannya masing-masing,” ujarnya.

Namun, jika konsumsi tersebut didorong oleh keinginan, maka ada syarat yang perlu diperhatikan. Pertama, keinginan tersebut tidak boleh berlebihan.

“Misalnya membeli baju baru, itu boleh. Tapi jangan langsung membeli sepuluh baju baru. Karena memang momentum Idulfitri adalah saat kita berbahagia menggunakan pakaian terbaik. Mau memakai yang baru dan sebagainya tidak masalah,” jelasnya.

Syarat kedua, keinginan tersebut sebaiknya dibarengi dengan sedekah. Menurutnya, jika seseorang mampu membeli banyak barang baru yang sebenarnya hanya sebatas keinginan, maka sebaiknya ia juga memperbanyak sedekah.

“Artinya kalau dia bisa membeli banyak yang baru, padahal itu keinginan bukan kebutuhan, maka usahakan bersedekah. Jangan sampai membeli ini dan itu, tetapi lupa bersedekah,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memprioritaskan keluarga yang membutuhkan sebelum menyalurkan bantuan ke pihak lain.

“Kalau yang membutuhkan itu keluarga maka didahulukan. Jangan sampai kita berbagi di tempat lain ternyata masih banyak keluarga kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Selain itu, ia mengajak umat Islam memanfaatkan malam-malam terakhir Ramadan, khususnya malam Lailatul Qadar, dengan memperbanyak ibadah dan sedekah.

“Di malam Lailatul Qadar semua ibadah, termasuk bersedekah, nilainya lebih baik dari seribu bulan,” jelasnya.Karena itu, umat Islam diharapkan tidak hanya fokus pada persiapan lahiriah menjelang Idulfitri, tetapi juga memperkuat persiapan batiniah melalui penyempurnaan ibadah di penghujung Ramadan.(uca)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selewengkan BBM subsidi jatah petani, SPBU di Jember ditutup
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Harga Tiket Pesawat Melonjak Tajam Imbas Perang Iran vs AS-Israel
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
IHSG Pekan Depan Masih Rawan Lanjutkan Koreksi ke Area 6.991-7.140
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Jadwal Imsakiyah Hari Ini 15 Maret 2026: Keberkahan Pagi di Jakarta
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cuaca di Awal Mudik, BMKG: Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah
• 4 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.