Kemlu Tegaskan Keselamatan Kontingen Garuda di UNIFIL Jadi Prioritas

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Indonesia memastikan bahwa keselamatan personel Indonesia yang tergabung dalam Kontingen Garuda di Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) tetap menjadi prioritas di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.

Kementerian Luar Negeri RI dalam keterangan tertulis pada Sabtu menyatakan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi keamanan yang berpotensi memengaruhi pasukan perdamaian Indonesia.

“Pemerintah Indonesia terus memantau secara dekat perkembangan situasi serta dampaknya terhadap Kontingen Garuda yang bertugas di UNIFIL,” demikian pernyataan Kemlu yang dikutip Antara, Minggu, 15 Maret 2026.

Kemlu RI juga menyampaikan apresiasi terhadap integritas, profesionalisme, dan dedikasi para personel Kontingen Garuda dalam menjalankan mandat perdamaian bersama PBB di Lebanon selatan.

Menurut pemerintah, para prajurit Indonesia tetap menjalankan tugasnya untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan tersebut meski menghadapi situasi keamanan yang semakin menantang.

Indonesia juga berharap seluruh anggota Kontingen Garuda dapat terus menjalankan tugas dengan aman. Kekhawatiran Eskalasi Konflik Pemerintah Indonesia mengungkapkan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan di Lebanon, yang tidak hanya terjadi di sepanjang garis demarkasi Blue Line di Lebanon selatan, tetapi juga mulai meluas hingga ke ibu kota Beirut.

Indonesia menegaskan bahwa berdasarkan hukum internasional, semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menjamin keselamatan personel dan properti Perserikatan Bangsa-Bangsa di wilayah konflik.

Kemlu RI juga mengecam peningkatan serangan Israel terhadap wilayah Lebanon yang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Serangan tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Dalam beberapa insiden terbaru, sejumlah personel UNIFIL dari berbagai negara dilaporkan terkena dampak serangan.

Pada 7 Maret, beberapa personel militer Ghana dilaporkan terluka saat posisi mereka di Lebanon selatan diserang. Insiden serupa juga terjadi pada 14 Maret ketika markas batalion Nepal dilaporkan terkena tembakan artileri Israel.

Indonesia telah menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan terhadap pos UNIFIL yang menyebabkan sejumlah personel penjaga perdamaian mengalami cedera.

Baca juga:  Markas UNIFIL di Lebanon Diserang Rudal Israel, Tiga Orang Terluka


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dubes Iran dan Anak-anak Indonesia Gelar Doa, Kenang 175 Siswi SD Minab yang Dibom Israel-AS
• 19 jam lalusuara.com
thumb
JK Duga Teror Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus Berkaitan dengan Kegiatannya
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Cek MagangHub di Lapas Sukamiskin, Sekjen Kemnaker Pastikan Pemagang Dibekali Skill Kerja
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Milomir Seslija Gembira dengan Progres Pesat Persis Solo: Banyak Perubahan Positif, Kini Pede Bersaing Lolos Degradasi
• 11 jam lalubola.com
thumb
Jasa Marga Prediksi Lonjakan 126 Ribu Kendaraan di GT Cikampek Utama Saat Mudik
• 16 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.