Pertamina: Stok avtur di Bandara Rendani Manokwari capai 200 kiloliter

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Manokwari, Papua Barat (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga menyebutkan stok bahan bakar minyak jenis avtur di Bandara Rendani Manokwari, Papua Barat, mencapai 200 kiloliter atau mencukupi kebutuhan aktivitas penerbangan selama sepuluh hari ke depan.

Manager Aviation Fuel Terminal (AFT) Rendani Manokwari Budi Setiawan di Manokwari, Papua Barat, Minggu, mengatakan ketahanan stok bahan bakar avtur dalam kondisi aman dengan lebih dari 90 persen dari kapasitas tangki penampungan.

"Pengertiannya bukan berarti sepuluh hari itu lalu avturnya habis, tapi nanti sebelum sepuluh hari akan ada penambahan stok atau disuplai lagi," kata Budi.

Menurut dia, rata-rata penyaluran avtur untuk operasional transportasi udara setiap hari mencapai 20-21 kiloliter atau 20.000-21.000 liter dan diprediksi tidak mengalami peningkatan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kondisi itu tecermin dari tingkat konsumsi avtur sejak awal hingga pertengahan Ramadhan 1447 Hijriah yang cenderung menurun dibanding tahun sebelumnya, namun Pertamina tetap melakukan antisipasi jika terjadi peningkatan permintaan.

"Data dari UPBU Rendani, lebih banyak penumpang keluar dari Manokwari dibanding yang masuk, sehingga tidak ada penambahan penerbangan," kata Budi.

Selain itu, kata dia, AFT Rendani juga sudah menyiagakan tiga unit kendaraan tangki khusus atau refueler yang digunakan dalam proses pendistribusian avtur ke pesawat disertai lima orang operator selama momen liburan Lebaran 2026.

Pemeriksaan kesehatan bagi operator yang bertugas dilakukan setiap hari sebagai bentuk kesiapsiagaan untuk mendukung kelancaran kegiatan operasional pendistribusian bahan bakar pesawat sepanjang arus mudik liburan Idul Fitri.

"Kesehatan operator sangat penting, makanya kami juga sediakan tenaga medis setiap hari," ujar Budi.

Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rendani Kelas II Herman Sujito menjelaskan operasional penerbangan masih berjalan sesuai dengan jadwal reguler karena belum ada pengajuan penambahan operasional dari pihak maskapai.

UPBU Rendani Manokwari membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 selama 18 hari, terhitung mulai 13 hingga 29 Maret 2026.

Bandara juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna memantau perkembangan cuaca secara berkala.

"Sampai dengan hari ini tidak ada permintaan izin extra flight dari maskapai, jadi jadwal penerbangan berjalan seperti biasa," ujar Herman.

Baca juga: Pertamina siagakan 343 SPBU di Papua selama Lebaran 2026

Baca juga: Pertamina Papua pastikan BBM di dua daerah Papua Pegunungan tersedia

Baca juga: Bandara Rendani Manokwari sudah gunakan landasan pacu 2.300 meter


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DKI sepekan, puncak arus mudik Lebaran hingga lalin di lokasi wisata
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Jalan Arteri Sekitar Mal di Jawa Timur Jadi Area Rawan Lakalantas
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sedia payung, hujan ringan diprakirakan guyur mayoritas RI pada Minggu
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
KPK Tahan Bupati Cilacap, Peras Dinas Hingga Puskesmas untuk THR Lebaran, Sontoloyo
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
JK Desak Polisi Bergerak Cepat Ungkap Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS
• 15 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.