JAKARTA, DISWAY.ID - Polisi masih memburu pelaku penyiraman air keras yang menyebabkan Aktivis KontraS mengalami luka bakar cukup serius.
Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar yang mencapai 24 persen di tubuhnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan kondisi korban hingga kini masih dalam penanganan tim medis.
"Kondisi korban masih dalam perawatan, didiagnosa mengalami luka bakar 24 persen," katanya kepada awak media, Sabtu 14 Maret 2026.
BACA JUGA:Novel Baswedan Sebut Serangan ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Bertujuan Membunuh
Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa dua orang saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
Kedua saksi merupakan warga di sekitar lokasi peristiwa.
"Saksi yang sudah diperiksa dua orang, warga sekitar yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut," jelasnya.
Saat ini penanganan perkara dilakukan oleh penyidik dari Polres Metro Jakarta Pusat bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
BACA JUGA:KontraS: Ada Mens Rea di Balik Penyiraman Air Keras pada Andrie Yunus!
Menurutnya, polisi masih melakukan penyidikan dengan metode scientific investigation guna mengungkap identitas pelaku.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menganalisis rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Masih dilakukan analisa dari CCTV, itu bagian dari scientific investigation," ucapnya.
Ia mengklaim kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
"Perkara ini menjadi prioritas dan konsentrasi Mabes Polri dan Polda Metro Jaya," tegasnya.
- 1
- 2
- »



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5531005/original/085789500_1773532401-1.jpg)
