Pesepeda Dipukul Ojol di Sudirman Saat Cegah Motor Masuk Jalur Sepeda

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pesepeda bernama Ucup menjadi korban pemukulan oleh pengemudi ojek online (ojol) saat menutup jalur sepeda di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026) dini hari.

Insiden tersebut bermula ketika Ucup bersama beberapa temannya tengah bersepeda di kawasan Sudirman.

Saat itu, ia sempat berhenti tepat sebelum jalan menurun di sekitar kawasan Dukuh Atas Jakarta.

“Di situ saya sudah menutup jalur sepeda dengan cone yang sudah ada untuk menutup jalur sepeda, agar tidak dilewati pemotor awalnya,” kata Ucup saat dihubungi Kompas.com, Minggu (15/3/2026).

Baca juga: Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Naik Penyidikan, Foto Pelaku Viral Ternyata AI

Menurut Ucup, sejumlah pengendara motor yang sempat menerobos jalur sepeda akhirnya berbalik arah dan kembali ke badan jalan.

Namun, ia menyebut ada satu pemotor yang terlihat kesal dan sempat beradu argumen karena ingin melintas di jalur tersebut.

“Tak lama teman saya datang nyamperin dan standby di jalur. Awalnya, saya dan teman saya sudah ingin jalan namun tiba-tiba ada abang pake helm hitam dan jaket ojol melaju dan menabrak sepeda saya hingga ke bahu lajur sepeda,” ujarnya.

Ucup mengatakan sepeda miliknya terlindas motor Yamaha Fazzio yang dikendarai pria tersebut.

Kesal melihat sepedanya rusak, Ucup mengaku sempat menampar helm pengemudi ojol tersebut.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

Baca juga: Siasat 7 Tahun Bos Judol Samarkan Bisnis Judi Lewat Perusahaan Konsultasi Komputer

Aksi itu kemudian dibalas dengan pukulan ke wajah Ucup hingga membuatnya terjatuh dan mengalami luka di bagian mulut.

“Tapi ini bagian mulut saya yang kiri bengkak sama bagian dalam mulutnya kayak sobek karena kena gigi sewaktu dia nonjok saya,” kata dia.

Ucup menyebut luka yang dialaminya telah ditangani sementara dengan kompres air hangat.

“Saya sangat geram karena sepeda kesayangan saya dilintas begitu saja oleh seorang abang ojol,” jelasnya.

“Mungkin karena itu (enggak bisa lewat) jadi dia mengamuk dan mungkin karena saya menegur dia dengan cara menampar helmnya,” tambahnya.

Baca juga: Sopir Truk Sebut Macet Parah di Tanjung Priok Bukan karena Lonjakan Aktivitas Pelabuhan

Meski demikian, Ucup mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian karena masih menunggu izin dari keluarganya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kompas.com telah mencoba menghubungi Presiden Bike to Work Indonesia, Hendro Subroto, serta Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ojo Ruslani, untuk meminta tanggapan terkait insiden tersebut.

Namun hingga berita ini ditayangkan, keduanya belum memberikan respons.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunakan Strategi Digital, UMKM Lokal Raih Lonjakan Penjualan di TikTok Selama Ramadan 2026
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Prabowo Kebut Proyek PLTS 100 GW, Industri Siap Ekspansi Kapasitas Produksi
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Pos terpadu Simpang Gadong siapkan SPKLU hingga layanan bengkel gratis
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Ekspresi Anak-anak Ikut Mudik Naik Motor
• 3 jam laludetik.com
thumb
Bamsoet: Wacana KPU Jadi Cabang Kekuasaan Keempat Perlu Kajian Mendalam
• 18 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.