KPK “Hatrick” OTT di Jateng, Tak Ada Efek Jera?

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tiga kali operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Jawa Tengah sejak awal 2026.

Tiga kepala daerah yang terjaring OTT KPK yaitu Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

Lantas, apa saja kasus korupsi yang menjerat mereka?

1. Kasus pemerasan perangkat desa

KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI Bupati Pati Sudewo memakai rompi oranye atau tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Kabupaten Pati, Selasa (20/1/2026).

Pada Senin (19/1/2026), KPK menangkap Bupati Pati Sudewo dan tiga orang lainnya dalam OTT di Kabupati Pati, Jawa Tengah.

Dalam OTT tersebut, KPK juga menyita uang tunai Rp 2,6 miliar yang diduga terkait pemerasan di Kabupaten Pati.

Dari proses pemeriksaan, KPK menetapkan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Kabupaten Pati pada Selasa (20/1/2026).

Selain Sudewo, KPK juga menetapkan Abdul Suyono selaku Kepala Desa Karangrowo, Sumarjiono selaku Kepala Desa Arumanis, dan Karjan yang merupakan Kepala Desa Sukorukun.

“Kemudian, setelah ditemukan kecukupan alat bukti, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, dalam jumpa pers, Selasa (20/1/2026).

Baca juga: KPK Buru “Master Mind” yang Kondisikan Keterangan Saksi Kasus Sudewo

KPK langsung melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk 20 hari pertama atau sejak tanggal 20 Januari sampai dengan 8 Februari 2026 di Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih.

KPK mengungkapkan kasus ini bermula pada akhir 2025 ketika Pemerintah Kabupaten Pati akan membuka formasi jabatan perangkat desa pada Maret 2026.

Asep mengatakan, ada 601 jabatan perangkat desa yang kosong.

Berdasarkan hal tersebut, Sudewo bersama anggota tim sukses (timses) atau orang-orang kepercayaannya berencana untuk meminta sejumlah uang kepada para calon perangkat desa (Caperdes).

Sejumlah kepala desa yang menjadi bagian dari tim sukses Sudewo pun ditunjuk untuk menjadi koordinator kecamatan.

"Sejak bulan November 2025, diketahui SDW (Sudewo) telah membahas rencana pengisian jabatan perangkat desa tersebut bersama timsesnya," ujar Asep.

Asep mengatakan, dua kepala desa di antaranya, Abdul Suyono dan Sumarjiono, menghubungi para kepala desa di wilayah masing-masing untuk menginstruksikan pengumpulan uang dari para Caperdes.

“Berdasarkan arahan SDW (Sudewo), YON (Suyono) dan JION (Sumarjion) kemudian menetapkan tarif sebesar Rp 165 juta sampai dengan Rp 225 juta untuk setiap Caperdes yang mendaftar. Besaran tarif tersebut sudah di-mark up oleh YON dan JION dari sebelumnya Rp 125 juta sampai dengan Rp 150 juta," tutur dia.

Hingga 18 Januari 2026, Sumarjiono telah mengumpulkan dana senilai Rp 2,6 miliar yang berasal dar 8 kepala desa di Kecamatan Jarken.

Uang tersebut dikumpulkan Sumarjiono dan Karjan untuk kemudian diserahkan ke Suyono dan diduga diteruskan ke Sudewo.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 20 huruf c Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina Lubricants Hadirkan Lesehan Enduro di 15 Titik Jalur Mudik Lebaran 2026 | KOMPAS SIANG
• 10 menit lalukompas.tv
thumb
Profil Andrie Yunus, Aktivis KontraS yang Disiram Air Keras di Jakarta Pusat
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Bupati Cilacap Targetkan Dapat Rp750 Juta dari Hasil Peras Satuan Kerja Perangkat Daerah, tapi Cuma Berhasil Kantongi Rp610 Juta
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Jadi Sorotan PBB
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Pramono Bersama Megawati Resmikan Taman Bendera Pusaka
• 13 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.