BEKASI, KOMPAS.com – Ribuan warga Kota Bekasi bersiap mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bekasi pada momentum mudik Lebaran 2026.
Pantauan Kompas.com di lokasi, para peserta mudik mulai berkumpul sejak pukul 06.00 WIB di kawasan Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi Selatan, Minggu (15/3/2026) pagi.
Sejumlah peserta tampak datang bersama anggota keluarga sambil membawa tas dan koper berisi barang bawaan untuk perjalanan pulang ke kampung halaman.
Di area parkir stadion, puluhan bus terlihat berjajar rapi dan siap diberangkatkan menuju berbagai daerah tujuan di Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
Melalui Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Pemkot Bekasi menyiapkan total 27 armada bus untuk mengangkut para peserta mudik gratis tahun ini.
Baca juga: Cerita Porter Stasiun di Mudik Lebaran, Bisa Kantongi Rp 500.000 Sehari
Sebelum naik ke dalam bus sesuai kota tujuan masing-masing, para calon pemudik terlihat mengantre untuk melakukan registrasi ulang.
Salah satu peserta mudik, Maman (50), warga Rawalumbu, Kota Bekasi, mengaku telah tiga kali mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah daerah.
Ia menilai program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama dalam menghemat biaya perjalanan menjelang Lebaran.
“Nyaman ya programnya, terus menghemat biaya juga. Kalau untuk tiga orang kan lumayan bisa hemat Rp 1,2 juta,” ujar Maman kepada Kompas.com, Minggu.
Maman mengatakan dirinya telah menyiapkan sejumlah hal sebelum berangkat mudik bersama keluarga, mulai dari menjaga kondisi kesehatan hingga menyiapkan uang untuk dibawa ke kampung halaman.
“Ya paling persiapannya kesehatan, terus bekal uang di kampung buat bagi-bagi THR sama ponakan,” kata dia.
Baca juga: Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Tanggalnya
Menurut Maman, mudik menjadi momen penting untuk kembali berkumpul dengan keluarga besar setelah lama merantau.
Ia berharap program mudik gratis tersebut dapat terus dilanjutkan dan kuotanya ditambah agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya.
“Menurut saya ini sangat bermanfaat bagi keluarga yang enggak mampu. Kalau bisa lebih ditingkatkan lagi kuotanya,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, petugas juga melakukan pemeriksaan ulang terhadap para sopir yang akan mengemudikan armada bus.
Sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan Kota Bekasi terlihat membantu peserta mudik mempersiapkan perjalanan, mulai dari mengarahkan penumpang hingga memastikan proses keberangkatan berjalan tertib.
Program mudik gratis ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bekasi untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi selama arus mudik Lebaran.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5340689/original/096807900_1757239267-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-130.jpg)

