Pantau - TNI Angkatan Laut mengerahkan Kapal Perang Republik Indonesia Semarang-594 untuk mengangkut pemudik menuju Bangka Belitung sebagai respons terhadap tingginya kebutuhan transportasi lintas pulau menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Program mudik gratis tersebut dilepas dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer Jakarta Utara.
Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan menyatakan program mudik bersama menuju Bangka Belitung merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh TNI AL.
Ia menjelaskan sebelumnya TNI AL pernah menggelar program mudik ke wilayah timur seperti Semarang dan Surabaya.
Tindak Lanjut Permohonan Pemprov BabelProgram mudik menuju Bangka Belitung dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permohonan resmi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Permohonan tersebut diajukan oleh Gubernur Bangka Belitung kepada Kepala Staf Angkatan Laut melalui surat resmi.
TNI AL kemudian merespons permohonan tersebut dengan mengerahkan kapal perang untuk membantu masyarakat.
Program mudik tersebut dapat dilaksanakan karena ketersediaan unsur kapal perang TNI AL yang memungkinkan dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat.
Kapal Juga Digunakan untuk Arus BalikKRI Semarang dijadwalkan menempuh perjalanan sekitar 400 mil laut.
Kapal tersebut memiliki dua tujuan utama yaitu Bangka dan Belitung.
Setelah menurunkan penumpang kapal akan tetap berada di wilayah Bangka Belitung.
Kapal tersebut kemudian digunakan untuk mengangkut arus balik pemudik setelah Lebaran 2026.
Program mudik lintas pulau tersebut juga bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas darat.
Program tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh menggunakan sepeda motor.
Program ini juga menjadi bagian dari peran TNI AL dalam mendukung mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri.
Kegiatan tersebut juga menunjukkan kehadiran negara dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.




