PLN Jaya imbau warga cek instalasi listrik rumah sebelum mudik Lebaran

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 untuk mengecek kondisi instalasi listrik di rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.

"Saya ingatkan, saya titip kepada masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran 2026 agar memeriksa kembali listrik-listrik di rumahnya. Pastikan listrik-listrik dalam kondisi aman," kata General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Langkah ini penting guna mencegah potensi bahaya seperti korsleting listrik maupun risiko lainnya saat rumah kosong.

"Seluruh perangkat listrik di rumah sebelum berangkat mudik perlu dipastikan. Terutama berkaitan dengan peralatan listrik yang tidak digunakan selama rumah ditinggalkan dalam waktu lama," ujar Andy.

Selain itu, Andy mengingatkan masyarakat untuk mematikan atau mencabut peralatan listrik yang tidak diperlukan guna menghindari potensi gangguan listrik yang dapat memicu kebakaran atau kerusakan instalasi.

Lalu, perhatikan kondisi kabel listrik di dalam rumah. Kabel yang dinilai berpotensi membahayakan sebaiknya segera diamankan, terutama kabel yang berada di lantai atau menggunakan kabel rol.

Lampu hias yang berada di luar atau di taman halaman rumah juga bisa dimatikan terlebih dahulu untuk menghindari kaca pecah dan korsleting listrik.

Menurutnya, langkah tersebut penting mengingat pada bulan Maret masih terdapat potensi hujan dengan intensitas cukup tinggi yang dapat memicu genangan maupun banjir di sejumlah wilayah.

"Kabel-kabel yang berada di lantai atau kabel rol sebaiknya diangkat ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari risiko apabila terjadi genangan air atau banjir," jelas Andy.

Tak hanya soal keamanan instalasi listrik, Andy juga mengimbau masyarakat yang meninggalkan rumah untuk memberikan informasi kepada tetangga atau pengurus lingkungan setempat seperti ketua RT.

Hal ini bertujuan agar lingkungan sekitar mengetahui kondisi rumah yang ditinggalkan sehingga dapat membantu mengawasi apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Lebih lanjut, Andy menyarankan masyarakat untuk berkorban dengan tetangga maupun pengurus lingkungan.

"Koordinasi dengan tetangga dan pengurus lingkungan ini dapat menjadi langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana seperti banjir ataupun kondisi darurat lainnya," ucap Andy.

Dengan berbagai langkah pencegahan tersebut, Andy berharap masyarakat dapat menjalankan mudik dengan tenang tanpa khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan.

PLN juga memastikan kesiapan sistem kelistrikan selama periode mudik dan libur Lebaran agar pasokan listrik bagi masyarakat tetap aman dan andal, baik bagi warga yang tetap berada di Jakarta maupun yang kembali setelah perjalanan mudik.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menyiapkan 673 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 375 lokasi di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya.

SPKLU tersebut untuk mendukung mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik selama periode mudik Lebaran 2026.

"Bagi masyarakat pengguna mobil listrik, titik-titik SPKLU sangat banyak. Milik UID Jakarta Raya sendiri sudah ada 673 lokasi dan ini tersebar di beberapa titik," kata General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin di Kantor PLN UID Jakarta Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).

Andy mengatakan, PLN terus memperkuat infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan mobil listrik.

Menurutnya, saat ini PLN UID Jakarta Raya telah memiliki ratusan titik SPKLU yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Jakarta.

Andy berharap, keberadaan SPKLU dapat memudahkan para pengguna kendaraan listrik, baik yang melakukan perjalanan mudik maupun yang beraktivitas di wilayah Jakarta selama libur Lebaran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Astra International (ASII) Berencana Buyback Saham Rp2 Triliun
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Arus Mudik: Tol Cipali KM 144 Macet, Ada 2 Kecelakaan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Kecelakaan Beruntun Tol MBZ KM 32 Pagi Hari, Begini Update hingga Siang
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
[FULL] Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Buka Akses Baru, Bupati Afif Ungkap Dampak Besar bagi Warga
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Menuju Deadline 31 Maret, Ini Panduan Lapor SPT Tahunan di Coretax
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.