KPK: Bupati Cilacap butuh Rp515 juta untuk THR polisi hingga jaksa

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman membutuhkan uang hingga Rp515 juta untuk memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) di lingkungan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, seperti polisi hingga jaksa.

“Jumlahnya setelah dihitung itu kira-kira membutuhkan sekitar Rp515 juta,” ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3) malam.

Asep menjelaskan angka tersebut ditentukan oleh Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono bersama dengan Asisten I Sekretariat Daerah Cilacap Sumbowo, Asisten II Setda Cilacap Ferry Adhi Dharma, serta Asisten III Setda Cilacap Budi Santoso.

Sementara itu, dia mengatakan mereka menentukan angka tersebut karena sebelumnya Syamsul Auliya memerintahkan Sadmoko Danardono untuk mengumpulkan uang THR.

“Bupati Cilacap dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/ 2026 Masehi, memerintahkan SAD selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap untuk mengumpulkan uang dalam rangka memenuhi kebutuhan THR untuk pribadi dan pihak-pihak eksternal. Pihak eksternal di sini adalah forkopimda atau forum koordinasi pimpinan daerah di lingkungan Pemkab Cilacap,” katanya.

Sebelumnya, pada 13 Maret 2026, KPK mengumumkan operasi tangkap tangan kesembilan 2026 sekaligus yang ketiga di bulan Ramadhan.

OTT tersebut menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan 26 orang lainnya, serta menyita uang tunai dalam bentuk rupiah.

Selain itu, KPK mengatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan atas proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Pada 14 Maret 2026, KPK mengumumkan Syamsul Auliya Rachman (AUL) dan Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardoo (SAD) sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tahun anggaran 2025-2026.

Baca juga: KPK: THR dari Bupati Cilacap untuk forkopimda, termasuk polisi-jaksa

Baca juga: KPK sebut Bupati Cilacap peras satker untuk THR sejak Lebaran 2025

Baca juga: KPK bawa 13 orang terkait OTT Bupati Cilacap ke Jakarta


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
H-7 Lebaran 2026, Stasiun Gambir Ramai Pemudik
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Aksi Biadab Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Terekam CCTV, Ini Kata Kapolda Metro
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Prabowo Ungkap Program BHR Rp 400 Ribu Sampai Rp 1,6 Juta Per Orang Selama Era Pemerintahannya
• 12 jam lalunarasi.tv
thumb
Dokter Ortopedi Ungkap Pemicu Utama Cedera: Bukan Pertandingan, tapi Kurang Istirahat
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Arbeloa Tuntut Fokus Penuh Pemain Madrid agar tak Tergelincir Lawan Elche
• 15 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.