Konflik Timur Tengah Makin Panas, Doha Dihantui Serangan Rudal Iran

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: (REUTERS/Mohammed Salem)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ledakan dilaporkan terdengar di Doha, Qatar pada Sabtu pagi (14/3/2026), setelah pemerintah setempat mengevakuasi sejumlah area penting sebagai langkah pencegahan keamanan.

Mengutip Agence France-Presse, Sabtu (14/3/2026), seorang Wartawan AFP mengungkapkan bahwa pesawat pencegat terlihat di langit pusat kota Doha dan berhasil menembak jatuh dua proyektil di udara. Hal tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan teluk setelah Iran melanjutkan kampanye serangan udara balasan.


Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan bahwa militer telah mencegat serangan rudal yang menargetkan wilayah Qatar.

Baca: Halau Serangan Rudal Iran, Misil Milik Negara Teluk Menipis

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Qatar menyampaikan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka "mengevakuasi beberapa area penting sebagai tindakan pencegahan sementara, dalam kerangka memastikan keselamatan publik sampai bahaya berlalu".

Di distrik Musheireb pusat Doha, beberapa penduduk menerima peringatan melalui ponsel yang memberitahu mereka untuk "segera meninggalkan area tersebut dan mencari tempat teraman terdekat sebagai tindakan pencegahan sementara".

Puluhan warga serta beberapa tamu hotel di kawasan tersebut diarahkan menuju area parkir bawah tanah untuk berlindung. Aparat penegak hukum juga berjaga di jalanan dan beberapa area dikordon di Musheireb, yang menjadi kantor perwakilan raksasa teknologi AS Google dan American Express.

Baca: Halau Serangan Rudal Iran, Misil Milik Negara Teluk Menipis

Sementara itu, di Lusail, utara Doha, polisi juga ditempatkan di pintu masuk kantor pusat Qatar untuk perusahaan teknologi AS Microsoft.

Militer Iran mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka akan melancarkan serangan terhadap kepentingan ekonomi AS dan Israel di kawasan itu, termasuk bank. Sementara sebuah kantor berita Iran menyebutkan raksasa teknologi sebagai kemungkinan target di masa mendatang.

Di daerah al-Gharafa di sebelah barat Doha, di sekitar kedutaan AS, beberapa penduduk juga menerima pesan evakuasi.

Pihak berwenang telah mengosongkan gedung-gedung di sekitar misi Amerika di Doha pada 5 Maret setelah kedutaan AS di seluruh wilayah tersebut menjadi sasaran Iran.

Kawasan Teluk yang kaya minyak telah menanggung beban serangan Iran sebagai tanggapan terhadap serangan AS-Israel yang memicu perang Timur Tengah, dengan Teheran menargetkan aset AS tetapi juga infrastruktur sipil.


(ven/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Timur Tengah Makin Panas, Staf Kedubes AS Tinggalkan Arab Saudi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puluhan Pelajar Konvoi Sahur on the Road di Kebomas, Diamankan
• 6 jam lalurealita.co
thumb
Biadab! Detik-Detik Tentara Israel Tembaki Warga Gaza saat Mencari Makan
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tol Palembang–Pangkalan Balai Dibuka Fungsional untuk Arus Mudik
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menlu ASEAN desak gencatan senjata di tengah memanasnya Timur Tengah
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Thailand Tangkap 19 Nelayan Aceh Timur, Bupati Surati Menlu Minta Pemulangan
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.