JAKARTA kini memiliki cara baru untuk menikmati seni, dari atas awan. Berlokasi di lantai 85 Autograph Tower, Thamrin Nine, pameran “Elevate Your Art” hasil kolaborasi Ganara Art dan UPfinity menghadirkan pengalaman seni yang tak hanya visual, tetapi juga reflektif dan interaktif.
Dibuka pada Sabtu (14/3), instalasi ini menjadi aktivasi seni penyembuhan (art-healing) tertinggi di Belahan Bumi Selatan, berada sekitar 385 meter di atas permukaan tanah. Dari ketinggian tersebut, pengunjung diajak melihat Jakarta dari perspektif baru, bukan sekadar kota yang sibuk, tetapi juga lanskap yang penuh inspirasi.
Di bawah arahan kreatif Tita Djumaryo, CEO dan Founder Ganara Art, ruang UPfinity disulap menjadi area seni multi-sensori dengan lanskap cermin, instalasi reflektif, serta palet warna amethyst, perak, biru, dan ungu elektrik yang menghadirkan atmosfer meditatif di tengah hiruk pikuk kota.
“Jakarta adalah kota dengan pergerakan yang tak henti-hentinya. Dengan membawa seni ke atas awan, kami mengajak masyarakat melangkah secara fisik dan mental di atas hiruk-pikuk tersebut,” ujar Tita dalam pembukaan acara, Sabtu (14/3).
Menurutnya, proyek ini merupakan langkah baru bagi Ganara Art setelah bertahun-tahun membawa seni ke ruang publik seperti mal, jalanan, hingga taman. Kini, seni justru diangkat ke titik tertinggi kota.
“Dari lantai 85, Jakarta terlihat seperti mahakarya yang menunggu untuk dipahami. ‘Mirror & Lights’ bukan sekadar tentang ketinggian, tetapi tentang perspektif baru dalam berkesenian,” tambahnya.
Panorama 360 Derajat JakartaBegitu tiba di area UPfinity, pengunjung langsung disambut ruang instalasi dengan dinding, lantai, dan langit-langit yang dilapisi cermin serta kaca besar.
Area ini berfungsi sebagai dek observasi 360 derajat, memungkinkan pengunjung melihat Jakarta tanpa penghalang dari segala arah. Cahaya alami yang masuk menciptakan atmosfer terbuka, sementara balon transparan dan metalik yang tersebar di ruangan memberikan nuansa futuristik.
Dari ketinggian ini, lanskap Jakarta terlihat begitu luas. Kawasan Jakarta Selatan yang padat terlihat jelas, sementara di kejauhan garis laut Jakarta Utara membentang dengan siluet kapal di cakrawala. Jika cuaca cerah, Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango bahkan dapat terlihat berdampingan dengan panorama Jakarta Timur, Barat, dan Pusat.
Memasuki instalasi utama Ganara Art bertajuk “Mirror & Lights Healing Journey”, pengunjung akan menemukan sebuah piramida besar di tengah ruangan. Struktur ini menghadirkan permainan kontras material: sisi luar dilapisi bulu putih tebal yang lembut, sementara bagian dalamnya berupa permukaan metalik reflektif yang memantulkan cahaya neon sehingga menciptakan kesan ruang tanpa batas.
Di area lain, terdapat instalasi tiga dimensi yang tersusun dari modul kertas berwarna cerah yang saling mengunci. Struktur ini menghadirkan bentuk geometris yang kompleks sekaligus ringan secara visual.
Tak kalah menarik, instalasi berbentuk tanaman futuristik dengan daun akrilik transparan memantulkan cahaya di sekitarnya, menciptakan efek warna yang berubah-ubah ketika pengunjung bergerak di sekitarnya.
Anyaman Kawat yang Penuh Makna
Di tengah instalasi yang penuh warna dan cahaya, terdapat karya yang terasa lebih intim. Terbuat dari anyaman kawat tembaga, karya ini menampilkan dua objek utama: sebuah vas bunga dan figur bayi yang sedang telungkup.
Material kawat yang transparan dan berongga memberikan kesan rapuh sekaligus reflektif—seolah mengajak pengunjung merenungkan kerentanan dan kehidupan.
Seni yang Bisa Dialami, Bukan Sekadar Dilihat
Tidak hanya menghadirkan instalasi visual, pameran ini juga menggabungkan interaksi digital dan mindfulness. Salah satu instalasi mengajak pengunjung mengolah pernapasan sebagai bagian dari pengalaman art-healing.
Selain itu, terdapat layar interaktif dengan kamera pendeteksi gerakan yang mengubah pergerakan tubuh pengunjung menjadi pola visual geometris yang dinamis.
Ganara Art juga menghadirkan aktivitas “Sky High Sketch”, di mana pengunjung dapat menggambar di atas tote bag kanvas ramah lingkungan yang telah dilengkapi outline lanskap gedung-gedung Jakarta. Aktivitas ini memungkinkan pengunjung menuangkan kreativitas sembari menatap langsung panorama kota dari ketinggian.
Seni untuk Semua Orang
Tita menekankan bahwa pendekatan interaktif ini sejalan dengan filosofi Ganara Art untuk membuat seni lebih inklusif.
“Tagline kita itu ‘seni untuk semua’. Jadi kami membuat semuanya sederhana sehingga semua orang bisa melakukan kegiatan yang mudah untuk mendorong ekspresi diri,” jelasnya.
Ia juga menyoroti bahwa seni seharusnya tidak terikat pada penilaian seperti dalam sistem pendidikan formal.
“Sebenarnya karya itu tidak bisa dinilai, karena sistem edukasi sekarang masih terpaku pada nilai dan angka. Padahal semua orang punya hak untuk berkarya,” tegasnya.
Informasi PameranPameran “Elevate Your Art” dapat dikunjungi mulai 14 Maret hingga 13 September 2026 di:
- UPfinity, UP at Thamrin Nine - Level 85
- (Ticketing: Agora Mall, Level 2)
- Harga tiket UPfinity mulai dari Rp135.000 per orang, sementara aktivitas Sky High Sketch on Giant Tote Bag tersedia dengan harga khusus pembukaan Rp75.000 per orang.
Melalui pengalaman ini, Ganara Art mengajak masyarakat untuk melihat Jakarta dari sudut pandang berbeda, bahwa di tengah kepadatan dan dinamika kota, selalu ada ruang untuk berhenti sejenak, bernapas, dan menemukan inspirasi. (Z-10)





