Pemudik Diminta Waspada saat Melewati Jalur Nagreg, Ini Alasannya

mediaindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita

POLRESTA Bandung mengimbau pemudik ataupun masyarakat umum agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melewati jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, seiring dengan cuaca ekstrem seperti hujan deras dan badai yang kerap terjadi belakangan ini.

Pada arus mudik Sabtu hari ini hujan lebat di kawasan itu diiringi dengan angin yang bertiup cukup kuat, sehingga menyebabkan beberapa ranting pohon berjatuhan dan jalan menjadi cukup licin terutama di bagian turunan kawasan Lingkar Nagreg.

"Hari ini sudah dua kali hujan deras di Nagreg. Karenanya, kami meminta masyarakat masyarakat agar berhati-hati karena rawan pohon tumbang dan rawan kecelakaan, apalagi di turunan. Ini rawan terjadi sehingga kami berharap masyarakat berhati-hati," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono di Bandung, Jawa Barat, Sabtu.

Baca juga : Mudik Lebaran, Jalur Nagreg Dipadati 128 Ribu Kendaraan

Di Nagreg, Aldi menjelaskan Polresta Bandung mendirikan pos terpadu di KM 36 yang dijadikan pusat komando dan pemantauan utama dengan dilengkapi tim medis termasuk ambulans dan tim derek, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat arus mudik dan balik.

Kehadiran pos terpadu di Nagreg itu berbeda dari tahun sebelumnya yang didirikan di Cileunyi, Kabupaten Bandung demi meningkatkan efektifitas, karena di kawasan tersebut, Nagreg adalah titik vital saat arus mudik dan balik.

Selain pos terpadu itu, terdapat pos lainnya sebagai langkah pemantauan dan antisipasi atas berbagai kondisi yang mungkin terjadi mulai dari Gerbang Tol Cileunyi untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan karena perpindahan moda angkutan dari masyarakat.

Baca juga : KAI Daop 4 Ingatkan Ketentuan Bagasi Maksimal  Pemudik 20 Kg

Kemudian di Cimanggung Sumedang, terdapat pos yang juga difungsikan untuk pengaturan kepadatan lalu lintas, karena menjadi titik naik turun dan perpindahan moda dari para pemudik.

Selanjutnya, pos di Cikaledong Lingkar Nagreg untuk mengantisipasi kemacetan akibat kontur jalan yang menanjak serta mengantisipasi arah arus kendaraan karena merupakan titik hubung ke daerah Limbangan Garut.

Polresta Bandung mendirikan pos-pos tersebut dengan dilengkapi personel medis beserta ambulans, derek, dan personel keamanan dari TNI serta instansi lainnya guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi.

"Berbagai persiapan, termasuk di pos agar kita siap untuk langsung terjun ke lokasi melakukan penanganan serta rekayasa-rekayasa yang memang diperlukan sesuai dengan kejadian yang timbul," kata Aldi. (Ant/P-3)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Putranya tidak Berkicau Lima Hari Panaskan Rumor Netanyahu Tewas
• 38 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Presiden hingga Menteri Kabinet Tunaikan Zakat di Istana Melalui Baznas
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
John Herdman Panggil 41 Pemain ke Timnas Indonesia, Ini Respons PSSI
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Di Markas Besar PBB, Tri Tito Karnavian Tegaskan Penguatan Keluarga Kunci Keadilan Perempuan dan Anak
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Mesin Cuci, Kulkas hingga AC Diskon Besar di Transmart Full Day Sale
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.