Presiden Polandia Veto UU Pinjaman Militer Uni Eropa, Pemerintah Tetap Cari Cara Jalankan Program SAFE

pantau.com
9 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Polandia tetap berencana mengamankan pinjaman untuk membeli peralatan militer melalui program pertahanan Uni Eropa SAFE meskipun presiden memveto rancangan undang-undang yang menjadi dasar pelaksanaan program tersebut.

Pemerintah Cari Jalur Alternatif Program SAFE

Presiden Polandia Karol Nawrocki pada Kamis memutuskan memveto rancangan undang-undang yang sebelumnya telah disahkan parlemen untuk memberikan kewenangan kepada pemerintah menjalankan program pinjaman pertahanan dari Uni Eropa.

Undang-undang tersebut sebelumnya diajukan kepada presiden untuk ditandatangani sebagai syarat agar program pinjaman dapat dijalankan secara resmi.

Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz mengatakan pemerintah akan mencari cara lain agar pinjaman tersebut tetap dapat digunakan untuk modernisasi militer.

Ia menyampaikan pemerintah akan membahas kemungkinan menggunakan resolusi Dewan sebagai alternatif pelaksanaan program pinjaman tersebut.

Kosiniak-Kamysz menjelaskan langkah itu memang kurang efektif dibandingkan proposal awal yang telah diajukan kepada presiden.

Ia menegaskan langkah tersebut tetap diperlukan agar tidak ada satu pun zloty yang terbuang dalam upaya modernisasi cepat angkatan bersenjata Polandia.

Tusk Sebut Veto Presiden Mengejutkan

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan keputusan presiden memveto rancangan undang-undang tersebut mengejutkan banyak pihak di dalam negeri.

"Polandia berada dalam keadaan terkejut. Presiden memveto program ini dengan alasan yang tidak kami ketahui," kata Tusk.

Ia mengatakan masyarakat mulai mempertanyakan motif di balik keputusan presiden tersebut.

"Masyarakat bertanya apakah ini pengkhianatan, hasil lobi kelompok tertentu, atau sekadar kurangnya akal sehat," ujarnya.

Tusk juga memperingatkan keputusan tersebut berpotensi menimbulkan konsekuensi politik yang serius.

Ia menegaskan pemerintah tetap melanjutkan langkah untuk memperoleh pinjaman melalui mekanisme lain.

"Kami memulai rapat Dewan yang akan mengadopsi resolusi sebagai dasar pelaksanaan program ini," kata Tusk.

Ia mengakui jalur resolusi kemungkinan membuat proses berjalan lebih lambat dan memerlukan upaya lebih besar dibandingkan rencana awal.

Dana SAFE untuk Modernisasi Militer

Komisi Eropa pada Januari menyetujui alokasi dana sebesar 44 miliar euro bagi Polandia melalui program pengadaan persenjataan SAFE milik Uni Eropa.

Program SAFE merupakan skema pertahanan Uni Eropa yang menyediakan pinjaman jangka panjang dengan bunga rendah bagi negara anggota.

Dana tersebut digunakan untuk memperkuat kemampuan militer, pengadaan persenjataan, serta pengembangan teknologi siber dan infrastruktur pertahanan strategis.

Uni Eropa meluncurkan program SAFE sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas keamanan kolektif di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Eropa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK: Pemerasan THR Bupati Cilacap Juga Terjadi Pada 2025
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Contraflow di KM 47 Tol Jakarta-Cikampek Diberlakukan jika Terjadi Lonjakan Kendaraan
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Terapi CAPD Harapan Baru Cuci Darah Pasien Gagal Ginjal
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Andrie Yunus KontraS Alami Luka Bakar 24%, Paling Parah di Mata Kanan
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri Keuangan AS: Setelah Menguasai Ruang Udara Iran, Militer AS Mungkin Mengawal Kapal Bersama Koalisi Internasional
• 13 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.