VIVA – Perburuan gelar Super League 2025/2026 bisa saja berubah arah gara-gara satu tim: Bhayangkara FC. Meski tidak berada di jalur juara, The Guardian berpotensi menjadi “pengacau” dalam duel panas dua kandidat kuat, Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Performa Bhayangkara FC di putaran kedua kompetisi memang meningkat tajam. Tim asuhan Paul Munster tampil jauh lebih solid dibandingkan paruh pertama musim.
Tren positif itu terlihat dari lima pertandingan terakhir yang berhasil mereka lewati tanpa kekalahan. Catatan tersebut membuat Bhayangkara mulai diperhitungkan oleh para pesaing di liga.
Walau tidak sedang memburu gelar, Bhayangkara tetap punya potensi besar memengaruhi peta persaingan di papan atas. Pasalnya, dari sembilan laga tersisa mereka masih harus menghadapi dua tim besar yang sedang berebut trofi: Persija dan Persib.
Bhayangkara dijadwalkan menantang Persija pada 5 April 2026. Sementara duel melawan Persib akan berlangsung pada 30 April mendatang.
Menariknya, kedua pertandingan tersebut akan digelar di Lampung. Bermain di hadapan pendukung sendiri bisa memberi keuntungan bagi Bhayangkara untuk menghadirkan kejutan bagi dua raksasa Liga Indonesia tersebut.
Chief Operating Officer Bhayangkara FC, Sumardji, menegaskan timnya tidak memiliki misi khusus untuk menggagalkan ambisi Persija maupun Persib. Meski begitu, ia memastikan para pemain tetap akan tampil habis-habisan.
“Kalau semangatnya, saya lihat anak-anak ini luar biasa. Mereka ingin membuktikan bahwa di putaran kedua ini tim berusaha memperbaiki performa,” ujar Sumardji.
Namun ia juga mengakui kekuatan kedua calon lawan tersebut tidak bisa dianggap remeh.
“Persija dan Persib memang berat sekali. Kita juga harus realistis, kualitas pemain mereka luar biasa,” lanjutnya.
Saat ini persaingan menuju gelar Super League memang semakin panas. Persib masih memimpin klasemen sementara, diikuti Borneo FC di posisi kedua dan Persija Jakarta di peringkat ketiga.
Akhir pekan ini, persaingan papan atas kembali memanas. Persib dijadwalkan menghadapi Borneo FC, sementara Persija akan menjamu Dewa United FC.
Dengan situasi tersebut, Bhayangkara FC bisa saja menjadi penentu nasib dua tim besar itu. Hasil laga melawan Persija dan Persib berpotensi mengubah arah perebutan gelar hingga akhir musim





