Kisah Hena Gian Hermana Kembangkan Usaha Genteng Bersama BRI, Tanah Liat Berbuah Harapan

tvonenews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Di sebuah sudut kampung yang tak pernah benar-benar sepi dari suara denting tanah liat dan deru mesin cetak, usaha genteng milik Hena Gian Hermana tumbuh perlahan namun pasti. Dari halaman rumah yang sederhana, tumpukan genteng berjejer rapi, mengering di bawah terik matahari menjadi saksi perjalanan panjang seorang pelaku usaha kecil yang bertahan di tengah dinamika zaman.

Bagi Gian, genteng bukan sekadar material bangunan. Di balik setiap keping yang dicetak, ada cerita tentang ketekunan, keberanian mengambil risiko, dan keyakinan bahwa usaha tradisional pun bisa berkembang jika dikelola dengan baik.

Dia mengatakan, pabrik genteng yang telah berdiri sejak 1985 ini awalnya lahir sebagai respons atas tingginya permintaan atap genteng pada masa itu. Sementara itu, kapasitas produksi pabrik- pabrik genteng di wilayah Jatiwangi belum mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.

Sayangnya, permintaan pasar yang tinggi itu terkendala dengan berbagai tantangan seperti perubahan zaman, ketatnya persaingan produk, tingginya biaya produksi, keterbatasan bahan baku, berkurangnya jumlah tenaga kerja, hingga keterbatasan modal.

“Berbicara usaha pabrik genteng, tentunya tidak lepas dari yang namanya pasang surut. Tantangan zaman, persaingan produk, biaya produksi tinggi, bahan baku terbatas, dan berkurangnya jumlah pegawai menjadi faktor yang menyebabkan banyaknya pabrik genteng yang tidak bisa bertahan,” tutur Gian.

Perjalanan usaha Gian mulai berubah ketika ia menjadi nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau memberinya ruang untuk memperluas usaha.

Tambahan modal tersebut digunakan untuk membeli mesin cetak yang lebih modern serta memperbaiki tungku pembakaran agar lebih efisien. Dampaknya terasa signifikan. Kapasitas produksi meningkat, kualitas genteng lebih seragam, dan waktu pengerjaan menjadi lebih cepat.

“BRI ini tentu menjadi mitra utama bagi para pelaku usaha pabrik genteng, karena BRI memiliki fasilitas pinjaman bunga rendah KUR bagi para pelaku usaha UMKM seperti kami, sehingga kami senantiasa bisa terus melakukan produksi genteng,” urainya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadiri Silaturahmi dan Dialog Bersama Ketua Komisi II DPR RI di Rujab Gubernur Sulsel, Bupati Luwu Pertanyakan Berkas Pemekaran Luteng
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Negara Mana Saja yang Bisa Melintas di Selat Hormuz? Ini Kriterianya
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Cuaca Ekstrem, ASDP Perketat Standar Keselamatan Penyeberangan Bakauheni-Merak Saat Arus Mudik Lebaran 2026
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Baznas Salurkan 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gelar #MAUDIKBersama, Cermati Fintech Group Fasilitasi Ratusan Warga Pulang Kampung
• 19 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.