Ed Sheeran Ungkap Momen Paling Menakutkan dalam Hidupnya, Sang Istri Sempat Didiagnosis Kanker Saat Hamil

tabloidbintang.com
12 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Penyanyi asal Inggris Ed Sheeran mengungkapkan salah satu momen paling berat dalam hidupnya yang terjadi hampir bersamaan dengan masa bahagia yang ia alami. Sebuah panggilan telepon pada 2022 bahkan disebut masih menghantuinya hingga kini.

Dalam perbincangan terbuka di siniar Friends Keep Secrets yang dipandu oleh Benny Blanco bersama Lil Dicky dan Kristin Batalucco, peraih Grammy tersebut diminta menyebutkan hari terbaik dan terburuk dalam hidupnya.

Sheeran mengatakan hari terbaiknya adalah saat ia menikahi kekasih lamanya, Cherry Seaborn, pada 2019.

Namun kebahagiaan itu kontras dengan kabar mengejutkan yang ia terima pada Februari 2022. Saat itu, sang istri menelepon dan memberitahukan bahwa ia didiagnosis kanker.

“Cherry menelepon saya dan mengatakan bahwa dia terkena kanker,” ungkap Sheeran.

Situasi menjadi semakin sulit karena saat itu Seaborn tengah hamil enam bulan anak kedua mereka, Jupiter Seaborn Sheeran. Dokter menemukan tumor, namun operasi tidak bisa segera dilakukan dan harus menunggu hingga sang bayi lahir.

Beruntung, kisah tersebut kini memiliki akhir yang lebih menggembirakan. Setelah melahirkan anak kedua mereka, Seaborn akhirnya menjalani operasi untuk mengangkat tumor tersebut.

“Dia sekarang baik-baik saja, sudah menjalani operasi. Saat itu dia sedang hamil, itulah yang membuat semuanya sulit. Tumornya diangkat setelah kelahiran anak kedua kami, dan syukurlah sekarang kondisinya benar-benar baik,” kata Sheeran.

Meski demikian, momen tersebut sempat membuatnya sangat terpukul. Ia bahkan menggambarkan pengalaman itu sebagai sesuatu yang sangat menakutkan.

Pada periode yang sama, Sheeran juga harus menghadapi kehilangan besar setelah sahabat dekatnya, Jamal Edwards, meninggal dunia secara mendadak. Di tengah duka itu, ia juga tengah bersiap menghadapi persidangan besar terkait lagu hitnya, "Shape of You".

Bahkan, ia mengungkap bahwa minggu tersebut menjadi salah satu masa paling berat dalam hidupnya.

“Itu mungkin minggu terburuk, karena Jamal meninggal minggu itu, lalu kami langsung masuk ke persidangan,” katanya.

Pengalaman tersebut pada akhirnya mengubah cara pandang Sheeran terhadap banyak hal. Ia menyadari bahwa masalah hukum yang ia hadapi terasa sangat kecil dibandingkan dengan situasi yang dialami keluarganya.

“Ketika saya berada di ruang sidang, rasanya semua itu tidak terlalu penting lagi. Saya bahkan merasa tidak benar-benar peduli dengan hasil akhirnya, karena dibandingkan dengan apa yang terjadi, itu terasa sangat kecil,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
• 22 jam lalusuara.com
thumb
Serangan AS-Israel di Kawasan Industri Isfahan Iran Tewaskan 15 Orang
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Penyerang Legendaris Milan Percaya Allegri Bisa Persembahkan Scudetto
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Danantara dan Kemdiktisaintek perkuat riset industri semikonduktor RI
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Pemerintah Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus, Minta Polri Usut Tuntas
• 14 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.