Pemkot Madiun, Kaji Ulang Penataan Kawasan Kuliner Bogowonto Dengan Mengusung, Konsep Bernuansa Sejarah

realita.co
15 jam lalu
Cover Berita

MADIUN (Realita) - Pemerintah Kota Madiun tengah melakukan kajian ulang terhadap penataan kawasan kuliner Bogowonto.

Rencana pembaruan tersebut diarahkan pada pengembangan konsep baru yang mengusung nuansa historis, sehingga kawasan itu tidak hanya berfungsi sebagai pusat kuliner, tetapi juga memiliki nilai cerita dan identitas sejarah yang kuat bagi kota.

Baca juga: Puluhan Driver Ojol Maxim Madiun Audiensi dengan DPRD, Tuntutan Bonus Hari Raya Belum Temui Solusi

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan bahwa perubahan konsep tersebut bertujuan menghadirkan kawasan yang lebih menarik sekaligus memiliki makna. 

Menurutnya, setiap kawasan yang ditata seharusnya memiliki cerita yang dapat dikenang dan dipahami oleh masyarakat maupun pengunjung.

“Pokoknya ada perubahan. Kalau sebuah kawasan itu bercerita, pasti ada cerita sejarahnya,” kata Bagus Panuntun seperti dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Madiun, www.madiunkota.go.id⁠�, Sabtu (14/3/2026).

Dalam keterangan yang sama disebutkan bahwa rencana perubahan penataan kawasan tersebut telah dibahas dalam rapat yang digelar di Balai Kota Madiun pada Kamis (12/3/2026). 

Baca juga: Bersama Siswa SLB, Khofifah Gelar Kegiatan Belanja di Mal Bukan di Pasar Tradisional

Rapat tersebut dihadiri Plt Wali Kota bersama jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk membahas konsep desain serta arah pengembangan kawasan Bogowonto.

Melalui konsep baru tersebut, pemerintah berharap kawasan Bogowonto dapat berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Penataan yang lebih matang diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku usaha di sekitarnya.

“Bogowonto sudah dikaji oleh teman-teman dari Bappeda. Tapi kita tetap melihat langsung di lapangan, apakah desain yang sudah disusun itu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang ada,” ujarnya.

Baca juga: PTKN Audiensi dengan Plt Wali Kota Madiun, Bahas Sinergi Pengembangan SDM dan Potensi Ekonomi Kreatif

Lebih jauh, Ia juga menambahkan bahwa kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara maksimal. Dengan penataan yang tepat, Bogowonto diharapkan dapat menjadi salah satu titik penggerak pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan perputaran ekonomi di wilayah Kota Madiun.

“Bogowonto ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk pertumbuhan dan perputaran ekonomi di salah satu kawasan Kota Madiun,” pungkasnya. Yw

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OTT di Cilacap, 13 Orang Termasuk Bupati Digelandang ke KPK
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
19 Nelayan Indonesia Ditangkap dalam Operasi Laut Thailand
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Gangster Konvoi Ganggu Pengguna Jalan di Bogor, 2 Orang Ditangkap
• 17 jam laludetik.com
thumb
Korban Tewas Serangan Israel di Lebanon Capai 826 Orang, 106 Anak-anak
• 7 jam laludetik.com
thumb
Pemotor Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Ir Soekarno Kota Batu
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.