Kabut Asap Karhutla Ganggu Arus Mudik di Jalur Lintas Riau-Sumut

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Rokan Hilir, VIVA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menutupi jalur lintas yang menghubungkan Provinsi Riau dengan Sumatera Utara di wilayah Desa Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu, 14 Maret 2026.

Asap tebal dari kebakaran tersebut menutupi ruas Jalan Lintas Sumatera sehingga mengganggu arus lalu lintas. Kondisi ini juga membatasi jarak pandang pengendara yang mulai meningkat seiring arus mudik menjelang Idul Fitri.

Baca Juga :
Hujan Diprakirakan Guyur Sebagian Kota di Indonesia, Ada yang Diselimuti Kabut Asap
Gak Cuma Dieng, Semarang Juga Punya Negeri di Atas Awan Tak Kalah Eksotis
Pemudik Keluhkan Jarak Pandang Terbatas

Salah satu pemudik, Arifin, warga Pekanbaru, mengaku mengalami langsung kondisi tersebut saat melakukan perjalanan menuju kampung halamannya di Medan bersama keluarganya.

Ia menjelaskan kabut asap sangat pekat dan menutupi jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer.

"Kabut Asap karhutla pekat sekali di jalan, sangat menggangu. Jarak pandang hanya sekitar 10 meter. Saya harus hidupkan lampu hazard mobil untuk mencegah kecelakaan," ujar Arifin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Menurutnya, jarak pandang yang sangat terbatas membuat kendaraan harus melaju perlahan agar terhindar dari risiko tabrakan, terutama dengan kendaraan dari arah berlawanan.

Arifin juga mengaku sempat melihat titik api yang tidak jauh dari badan jalan. Api terlihat cukup besar dan kepulan asapnya mengarah langsung ke jalur lintas sehingga semakin mengganggu arus kendaraan.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi kebakaran tersebut karena jalur tersebut menjadi salah satu rute utama pemudik.

"Ya, harus cepat ditangani pemerintah, karena akan berisiko bagi keselamatan pengendara. Orang banyak mudik lewat sini. Terus, itu truk-truk CPO juga mestinya dilarang melintas menjelang Idul Fitri. Tadi saya lihat masih ramai di jalan," tambah Arifin.

Polisi Benarkan Kejadian

Sementara itu, Kapolsek Tanah Putih Yudi Indranaldi membenarkan adanya kabut asap yang sempat menutupi jalur lintas tersebut. Namun ia menyebut kondisi lalu lintas kini mulai berangsur normal.

"Kemarin yang parah asapnya di jalan, kalau siang ini sudah mulai normal lagi," kata Yudi saat dihubungi.

Saat ini pihak kepolisian bersama personel Tentara Nasional Indonesia masih berada di lokasi untuk melakukan pemadaman dan proses pendinginan lahan yang terbakar.

Baca Juga :
Apa Itu Dukhan, Tanda Kiamat yang Ditakuti Dajjal
Malaysia Protes Karhutla, DPR Ungkap Kekecewaan ke Pemerintah Yang Sudah Diingatkan Dari Dulu
Malaysia Kirim Surat Soal Kabut Asap, Jokowi: Saya Sudah Perintahkan Panglima, Kapolri, dan Pemda

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
2 Kargo LPG dari Australia Tiba Pekan Ini untuk Stok Energi Jelang Idul Fitri
• 16 jam laludisway.id
thumb
Airlangga Siapkan Skenario Harga Minyak hingga 130 Dolar per Barel
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Krisis Energi Global, Korea Selatan Tetapkan Batas Harga BBM
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Studi: Kehamilan Bisa Mengubah Struktur Otak Ibu
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Iran Disebut Bakal Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Transaksi Pakai Yuan
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.