Iran Sebut Pesawat BBM AS yang Jatuh di Irak Disebabkan Tembakan Kelompok Perlawanan Setempat

suarasurabaya.net
18 jam lalu
Cover Berita

Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya (KCHQ) milik Iran menyatakan bahwa pesawat pengisian bahan bakar militer (BBM) Amerika Serikat (AS) yang jatuh di wilayah barat Irak, disebabkan tembakan sistem pertahanan udara kelompok perlawanan di negara itu.

Melansir laporan kantor berita Tasnim, Sabtu (14/3/2026), juru bicara markas militer tersebut mengatakan bahwa pesawat pengisian bahan bakar milik United States Armed Forces itu dilaporkan jatuh setelah terkena serangan.

“Salah satu pesawat pengisian bahan bakar Amerika Serikat telah terkena sistem pertahanan udara kelompok perlawanan Irak di wilayah barat Irak dan jatuh,” ujar juru bicara tersebut yang tak disebutkan namanya dalam pernyataan yang disampaikan, Jumat (14/3/2026).

Ia juga menyebut seluruh awak pesawat dilaporkan meninggal dalam insiden tersebut. “Seluruh personel yang berada di dalam pesawat tersebut meninggal,” tambahnya.

Pesawat jenis Boeing KC-135 Stratotanker tersebut sebelumnya dilaporkan jatuh pada, Kamis (14/3/2026), sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Militer AS sempat menyatakan telah menemukan empat korban, sebelum akhirnya memastikan seluruh awak pesawat yang berjumlah enam orang meninggal dunia.

Namun, Centcom membantah kalau insiden tersebut disebabkan oleh tembakan musuh. Dan Caine Ketua Kepala Staf Gabungan Militer AS mengatakan pesawat tersebut jatuh saat awaknya sedang menjalankan misi tempur.

“Pesawat itu jatuh ketika awak sedang menjalankan misi tempur,” ujar Caine dalam konferensi pers pada, Jumat (13/3/2026), yang dikutip BBC.

Pesawat tanker itu diketahui terlibat dalam operasi militer AS yang sedang berlangsung terkait konflik dengan Iran. Saat kejadian, terdapat dua pesawat yang terlibat dalam misi tersebut. Satu pesawat jatuh di Irak barat, sementara pesawat lainnya berhasil mendarat dengan selamat.

Komando Pusat AS menyatakan bahwa saat ini penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Operasi pencarian dan penyelamatan juga sempat dilakukan untuk menemukan dua awak pesawat yang sebelumnya belum diketahui keberadaannya. (bil/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penantian Panjang Pekerja Sritex
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tenang, Bahlil Pastikan Stok BBM Aman Selama Lebaran
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bongkar Dugaan Mafia Solar Subsidi, Anggota DPRD Jember dikeroyok Saat Kejar Truk
• 17 jam lalurealita.co
thumb
773 Orang Meninggal Akibat Serangan Israel di Lebanon, Anak-anak Turut Jadi Korban
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Instruksi Prabowo soal Diskon Mudik Jelas, Menhub Dudy Sebut Ada Sanksi
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.