New Delhi: Duta Besar Iran untuk India Mohammad Fathali mengatakan bahwa Iran akan mengizinkan kapal-kapal India melintas dengan aman melalui Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
“Ya, Anda bisa melihatnya nanti, dan saya pikir setelah dua atau tiga jam… karena kami percaya bahwa Iran dan India adalah teman,” kata Fathali kepada RT India ketika ditanya mengenai keamanan jalur pelayaran kapal-kapal India.
Dilansir dari Antara, Sabtu, 14 Maret 2026, pernyataan tersebut muncul setelah Perdana Menteri India Narendra Modi melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk membahas upaya menjaga kelancaran pasokan energi. India Negosiasikan Jalur Aman Menurut laporan stasiun televisi News 18, India juga sedang bernegosiasi dengan Iran untuk memastikan jalur pelayaran aman bagi sedikitnya delapan kapal tanker lainnya.
Sementara itu, NDTV melaporkan bahwa dua kapal tanker India, Pushpak dan Parimal, telah berhasil melewati Selat Hormuz setelah pembicaraan antara kedua pemimpin negara tersebut.
Pelayaran melalui selat strategis tersebut sempat hampir terhenti setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Iran kemudian membalas dengan serangan terhadap wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai negara Timur Tengah. Jalur Energi Vital Dunia Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling penting di dunia.
Sekitar 20 persen perdagangan global minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair melewati jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab tersebut.
India sendiri mengimpor lebih dari 60 persen kebutuhan gas alam cairnya dari luar negeri, dengan sebagian besar pasokan berasal dari negara-negara Teluk seperti Arab Saudi dan Qatar yang pengirimannya melewati Selat Hormuz.
Baca juga: Iran Tegaskan Tidak Izinkan Minyak untuk AS dan Israel Lewati Selat Hormuz




