PBB Nyatakan Prihatin Atas Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus Aktivis KontraS

suarasurabaya.net
19 jam lalu
Cover Berita

Sejumlah pejabat yang menangani isu hak asasi manusia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa serangan air keras yang dialami Andrie Yunus, seorang aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Salah satu pernyataan itu disampaikan Volke Türk, Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, melalui akun media sosial X @UNHumanRights, Sabtu (14/3/2026) dini hari.

“Sangat prihatin terhadap serangan air keras yang mengerikan terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS),” tulis Volker Türk seperti dikutip Antara.

Dalam pernyataan tersebut, Türk menegaskan, pelaku harus dimintai pertanggungjawaban atas tindakan “pengecut” yang dilakukan terhadap seorang aktivis tersebut.

“Mereka yang bertanggung jawab atas tindakan kekerasan secara pengecut ini harus dimintai pertanggungjawaban,” tulisnya.

Dia menggarisbawahi bahwa para pembela HAM, seperti Andrie, memiliki peran penting dalam menyoroti isu yang menjadi perhatian publik, sehingga mereka harus dilindungi.

“Pembela HAM harus dilindungi saat menjalankan peran penting mereka, dan supaya dapat menyoroti isu-isu yang menjadi perhatian publik tanpa rasa takut,” tegas Komisaris PBB itu.

BACA JUGA:Andrie Yunus Aktivis KontraS Disiram Air Keras

Senada, Mary Lawlor Pelapor Khusus PBB untuk Pembela HAM turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas aksi teror terhadap Andrie sehingga menyebabkan luka di sekujur tubuhnya.

“Saya menyerukan otoritas Indonesia untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap serangan yang menyeramkan ini,” kata Lawlor, juga melalui media sosial X-nya.

Ia pun menegaskan bahwa impunitas dalam kasus kekerasan terhadap para pejuang HAM sama sekali tidak dapat diterima. Untuk diketahui, Andrie Yunus aktivis KontraS disimbah air keras oleh individu tak dikenal saat dalam perjalanan di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie selesai mengikuti kegiatan perekaman podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Berdasarkan informasi yang beredar, korban mengalami luka bakar pada sejumlah bagian tubuh akibat serangan tersebut dan saat ini masih menjalani penanganan medis.

Natalius Pigai Menteri HAM mengecam tindakan kekerasan terhadap aktivis KontraS tersebut dan menegaskan negara tidak boleh membiarkan praktik premanisme terjadi terhadap siapa pun, termasuk para pembela HAM.

Mewakili pemerintah, Pigai juga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut agar para pelaku dapat diproses secara hukum, serta korban bersama keluarganya memperoleh rasa keadilan. (ant/ily/bil/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenperin Pastikan Industri Tekstil hingga Pakaian Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jelang Lebaran
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Lebaran Tinggal Hitungan Hari, 2 iPhone Ini Dibanderol Tak Sampai Rp10 Juta
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
459.570 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek di H-10 hingga H-8 Idulfitri
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perang Semakin Lepas Kendali, Mengapa AS Gagal Kalahkan Iran?
• 57 menit lalurepublika.co.id
thumb
Polri Prioritaskan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Pelaku Diburu
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.