Iran Terancam Sanksi Berat usai Mundur dari Piala Dunia 2026? Ini Penjelasan Eks Pejabat FIFA

viva.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Menteri Olahraga dan Pemuda Iran, Ahmad Donyamali, menyatakan negaranya saat ini tidak berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026.

Dalam wawancara dengan IRIB Sports Network, Donyamali mengatakan bahwa kondisi keamanan membuat tim nasional Iran sulit untuk mengikuti turnamen.

Baca Juga :
AS Bakal Kasih USD10 Juta buat Ungkap Informasi Lokasi Mojtaba Khamenei
Spesifikasi Shahed-136, Drone Murah Iran yang Ramai Dibandingkan dengan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar

Ia menyebut bahwa dalam beberapa bulan terakhir negaranya menghadapi dua konflik bersenjata yang menyebabkan ribuan korban jiwa. Menurutnya, situasi tersebut membuat keselamatan para pemain menjadi perhatian utama.

Sebuah sekolah khusus perempuan yang diserang di Minah, Provinsi Hormozgan, Iran selatan
Photo :
  • ANTARA/Xinhua/Mehr News Agency

Konflik bermula dari serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026 yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. 

Kini, posisi Khamenei digantikan oleh putranya, Mojtaba Khamenei.

“Dalam keadaan apa pun kami tidak memiliki kondisi yang layak untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia,” ujar Donyamali.

Iran sebelumnya telah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 dan dijadwalkan memainkan seluruh pertandingan fase grup di Amerika Serikat. Dalam jadwal awal turnamen, Iran akan menghadapi Timnas Belgia, Timnas Mesir, dan Timnas Selandia Baru di fase grup.

Iran terancam sanksi FIFA?

Timnas Iran di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Photo :
  • AFC

Mengomentari situasi tersebut, mantan Direktur Regulasi Sepak Bola FIFA, James Kitching menyebut Iran berpotensi menghadapi sanksi berat apabila menarik diri dari Piala Dunia 2026.

Menurutnya, tidak ada preseden modern terkait negara yang mengundurkan diri dari Piala Dunia setelah lolos kualifikasi. Ia menjelaskan bahwa peraturan turnamen memberikan kewenangan penuh kepada FIFA untuk menentukan langkah jika hal tersebut terjadi.

“Tidak ada preseden modern untuk ini dan, menurut peraturan turnamen FIFA sendiri, mereka memiliki wewenang penuh untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan jika sebuah tim mengundurkan diri,” kata Kitching dikutip dari SportBible.

Ia menambahkan bahwa FIFA bahkan memiliki kewenangan untuk tidak mengganti tim yang mundur atau menggantinya dengan tim dari konfederasi mana pun.

Meski demikian, Kitching menyatakan bahwa sanksi kemungkinan tidak akan dijatuhkan jika keputusan mundur terkait langsung dengan konflik bersenjata yang sedang berlangsung di Iran.

Dalam regulasi resmi turnamen Piala Dunia 2026, FIFA menyatakan bahwa asosiasi anggota yang menarik diri paling lambat 30 hari sebelum pertandingan pertama dapat dikenai denda minimal 250.000 franc Swiss, sekitar Rp5,4 miliar.

Baca Juga :
Trump Klaim Jatuhkan Bom Paling Dahsyat di Pulau Kharg Iran
Trump Sebut Militer AS Berhasil Hancurkan 90 Persen Rudal Milik Iran
Luhut Sebut Iran Bangsa Kuat, Punya Drone yang Dioperasikan dari Bawah Laut

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Asing Net Sell Rp 1,5 T Jelang Libur, Saham BBCA, BMRI hingga BBRI Beratkan IHSG
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Iran Ancam Balasan Keras Jika AS Membidik Mojtaba Khamenei
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Yudha Saputera pimpin Satria Muda taklukkan Tangerang Hawks
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Arus lalu lintas di Pantura Cirebon mulai meningkat H-7 Lebaran
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Pemudik Mulai Padati Stasiun Gambir, Kursi Ruang Tunggu Hampir Penuh
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.