Pegang Data Intelijen, Prabowo Mau Tertibkan Pengamat yang Tak Suka Pemerintah

viva.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menilai ada sejumlah pengamat yang tidak suka dengan pemerintah. Hal tersebut disampaikan Prabowo menanggapi laporan dari Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa.

Dalam sidang kabinet paripurna, Purbaya melaporkan mengenai kondisi ekonomi hingga potensi kenaikan harga minyak mentah dunia imbas perang di Timur Tengah.

Baca Juga :
Airlangga Beberkan Skenario Potensi Kenaikan Defisit APBN di Atas 3%
Prabowo Minta Pejabat Tak Gelar Open House Lebaran Terlalu Mewah, Ini Alasannya

"Yang jadi catatan ya ke depan untuk kita adalah kita harus adjust dengan kebijakan atau dengan harga minyak global, tapi kita mesti ceritakan ke masyarakat kita bahwa kita pasti berhasil mengendalikan itu karena pengalaman selama ini kita berhasil," kata Purbaya dalam laporannya di hadapan Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Presiden Prabowo Subianto
Photo :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Mengakhiri laporannya, Purbaya memastikan bahwa Indonesia tidak perlu takut. Ia sekaligus membantah narasi sejumlah analis yang beredar di media sosial yang menyebut Indonesia akan hancur.

"Jadi kita enggak usah takut Pak. Jadi yang analis-analis yang di TikTok, di YouTube yang bilang kita hancur, itu sama sekali enggak pernah ngelihat data Pak. Keadaannya seperti ini Pak," kata Purbaya.

Menanggapi laporan Purbaya, Prabowo bicara mengenai penilaiannya terhadap sejumlah pengamat yang tidak suka dengan pemerintah.

"Ya ini pengamat-pengamat ada beberapa macam menurut saya, ada pengamat-pengamat yang tidak suka pemerintahnya sendiri berhasil karena berbagai motivasi," kata Prabowo.

Menurut Prabowo sikap yang ditunjukan para pengamat seperti tersebut bukan sikap patriotik. Ia menilai ada faktor penyebab mengapa mereka bersikap demikian.

"Mungkin karena merasa kalah, tidak punya kekuasaan, atau ada pihak yang hilang rejeki, terutama maling-maling, koruptor-koruptor ya kan, ya merasa rugi dong dengan pemerintah kita. Kita mau tertibkan," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan dirinya paham mengapa ada pihak-pihak yang bersikap demikian. Pemahaman tersebut tidak lain diketahui berdasarkan laporan dan daya intelijen.

"Ya saya juga punya data-data intelijen ya kan. Kalau dulu kan saya di luar pemerintah, sekarang saya presidennya, jadi saya tiap hari dapat laporan intel ya kan. Jadi saya mengertilah, saya sudah tahu siapa yang biayai-biayai. Pada saatnya lah kita tertibkan itu semua," pungkas Prabowo.

Baca Juga :
Prabowo: Banyak Kerja dari Rumah, Kita Efisiensi dan Hemat BBM Dalam Jumlah Besar
Prabowo Ungkap Dampak Perang di Timur Tengah Pengaruhi BBM: Kita Harus Hemat
Purbaya Kasih Bocoran Terbaru Soal Restrukturisasi Utang Whoosh, Begini Katanya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bongkar Dugaan Mafia Solar Subsidi, Anggota DPRD Jember dikeroyok Saat Kejar Truk
• 17 jam lalurealita.co
thumb
Koarmada RI Bagikan 1.500 Paket Sembako untuk Prajurit dan PNS TNI AL Selama Ramadhan
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Jadwal 4 Wakil Indonesia di Semifinal Swiss Open 2026: Alwi Farhan Tantang Unggulan 1 China
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
KPK: Bupati Cilacap Libatkan Kasatpol PP Tagih Uang Buat THR ke Perangkat Daerah
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Cara Mengatur Ritme Waktu agar Tetap Produktif di Bulan Ramadan
• 19 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.