Fitur Dual sensor Brake Bukti Suzuki Peduli Keselamatan Pengguna Suzuki Fronx di Jalur Mudik

mediaindonesia.com
1 hari lalu
Cover Berita

RASA lelah, kantuk, atau penurunan konsentrasi sangat mengemudi dalam perjalanan mudik. Kondisi tersebut bisa muncul kapan saja dengan beragam sebab, seperti ketika durasi mengemudi sudah terlalu lama, ataupun menghadapi kemacetan terlalu panjang. Demi faktor keselamatan, pengendara membutuhkan asistensi fitur cerdas yang dapat memberikan rasa aman apabila resiko tersebut terjadi.

Sebagai antisipasi terhadap situasi seperti itu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghadirkan Dual Sensor Brake Support II (DSBS II) pada model Fronx varian SGX. Fitur DSBS II menjadi salah satu peran penting pada teknologi Suzuki Safety Support. Kecanggihan ini menjadi asisten keselamatan aktif yang membantu pengemudi memitigasi risiko di jalan raya.

Data Korps Lalu Lintas (Korlantas) menunjukkan arus mudik lebaran 2025 tercatat sebanyak 3.181 kasus kecelakaan. Penggunaan fitur DSBS II diproyeksikan akan menghindarkan pengendara Fronx SGX dari mengalami kejadian serupa.

Baca juga : Tol Seksi II Rangkasbitung - Cileles Dibuka Tarif Rp0

“Saat mudik, kondisi di jalan sering berubah mendadak, seperti kendaraan di depan yang melakukan pengereman tiba-tiba. Fitur Suzuki Safety support melalui DSBS II hadir untuk memberi peringatan dan bantuan pengereman otomatis, sehingga pengemudi punya waktu lebih untuk bereaksi dan menghindari tabrakan,” kata Head of Marketing 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS),  Yulius Purwanto.

CARA KERJA
“Teknologi DSBS II pada Suzuki Fronx SGX mengintegrasikan dua sensor mutakhir, yaitu Monocular Camera dan Millimeter Wave Radar. Sinergi keduanya memungkinkan sistem untuk memantau kondisi jalan di depan secara kontinu, membaca jarak secara akurat, serta mendeteksi objek seperti kendaraan lain maupun pejalan kaki. Kecanggihan tersebut juga sangat membantu ketika kondisi hujan atau mengemudi saat malam hari,” jelas Yulius.

Tahapan perlindungan yang diberikan DSBS II meliputi:
Forward Collision Warning
Fitur ini memberikan peringatan visual dan suara saat sistem mendeteksi risiko benturan agar pengemudi dapat segera mengambil tindakan.

Baca juga : Tips Mudik Mobil Listrik 2026, Cara Hemat Baterai & Trik Preconditioning

Forward Collision Damage Mitigation Brake Assist
Fitur yang memberikan bantuan tekanan pengereman tambahan jika respons pengemudi dinilai kurang memadai dalam situasi darurat.

Collision Damage Mitigation Braking Function
Jika sistem mendeteksi risiko tabrakan yang semakin tinggi, fungsi Collision Damage Mitigation Braking akan beroperasi dan rem akan aktif secara otomatis untuk membantu menghindari tabrakan atau meminimalisir kerusakan akibat tabrakan. (H-1)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mata Uang Asia: Rupiah Keok-Ringgit Malaysia Kuat Lawan Dolar AS
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Rismon Sianipar Bertemu Tim Hukum Jokowi, Klarifikasi soal Penelitian Ijazah
• 1 jam laluokezone.com
thumb
ITS berangkatkan 27 armada bus mudik gratis bagi 1.180 sivitas
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Akademisi Unhas Dorong Pemerintah Indonesia Keluar dari Board of Peace Inisiasi Donald Trump
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Tragis! Kakek 70 Tahun di Jombang Luka-Luka Dibacok Anak Jalanan
• 14 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.